Survei Populi Center: Prabowo-Gibran 52,5, Anies-Cak Imin 22,1%, dan Ganjar-Mahfud 16,9%
JAKARTA, investortrust.id - Lembaga Populi Center merilis hasi survei elektabilitas capres-cawapres terbaru. Dalam survei yang dilakukan pada 27 Januari hingga 3 Februari 2024. capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subiato dan Gibran Rakabuming Raka meraih elektabilitas 52,5%.
Sementara di posisi kedua terdapat capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang mendapat 22,1% atau terpaut 30,4% dibanding Prabowo-Gibran. Di posisi ketiga terdapat capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang dipilih 16,9%.
"Pada simulasi tiga pasangan capres-cawapres, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memperoleh keterpilihan terbanyak, yaitu sebesar 52,5 persen," Direktur Eksekutif Populi Center, Afrimadona dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (7/2/2024).
Baca Juga
Survei JP Morgan: Data Inflasi dan Pilpres AS Penentu Pasar Global 2024
Dalam survei yang sama, Populi Center menemukan sebanyak 79,8% responden mengaku sudah mantap dengan pilihan mereka di Pilpres 2024. Di sisi lain, hanya 19,4% responden yang mengaku pilihannya masih mungkin berubah. Selain itu, terdapat 6,3% yang belum memutuskan dan 2,2% menolak menjawab terkait pilihannya.
Berdasarkan survei sebelumnya, elektabilitas Prabowo-Gibran konsisten naik. Pada November 2023, elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 43,1%. Angka itu naik sekitar 3,6% menjadi 46,7% pada Desember 2023. Meski sempat turun pada Januari 2024 menjadi 45,7%, elekbalitas Prabowo Gibran melonjak 6,8% menjadi 52,5% pada Februari 2024.
Sementara itu, elektabilitas Anies-Cak Imin cenderung stagnan dibandingkan pada November 2023. Anies-Cak Imin saat itu meraih 22,3% kemudian turun pada Desember 2023 menjadi 21,7% dan melonjak signifikan pada Januari 2024 menjadi 24%. Namun, elektabilitas Anies-Cak Imin kembali ke 22,1% pada Februari ini. Di sisi lain, elektabilitas Ganjar-Mahfud cenderung turun. Ganjar-Mahfud meraih 23% pada November 2023, kemudian turun menjadi 21,7% pada Desember 2023. Elektabilitas Ganjar-Mahfud kembali turun menjadi 18,9% pada Januari 2023.
Baca Juga
Survei Indikator: 85,9% Masyarakat Jatim Puas dengan Kinerja Jokowi
Dengan raihan elektabilitas ini, Prabowo-Gibran berpotensi menang Pilpres 2024 dalam satu putaran. Apalagi, masyarakat yang menginginkan Pilpres 2024 satu putaran tersebut meningkat. Terdapat 79,9% responden yang menjawab satu putaran atau naik dari survei sebelumnya sebesar 78,7%. Padahal pada November 2023, baru 64,9% responden yang menginginkan satu putaran.
"Adapun alasan lebih menyukai pilpres satu putaran ialah karena lebih cepat ada kepastian terkait siapa yang menjadi presiden selanjutnya (41,2%), menghemat biaya (29,2%), pemerintahan dan layanan publik kembali normal (13,6%), mengurangi ketegangan di masyarakat (12,1%). Sisanya menjawab karena alasan lainnya, dan tidak menjawab. Mayoritas masyarakat (70,3%) juga menjawab yakin bahwa pilpres akan selesai dalam satu putaran, sementara sebesar 25,3% lainnya menjawab tidak yakin, dan 4,4%tidak menjawab," paparnya.
Survei ini dilakukan Populi Center pada 27 Januari hingga 3 Februari 2024 terhadap 1.500 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka atau face to face interview. Margin of error survei diperkirakan ± 2,53%, dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal.

