CKG Era Prabowo, Ini Paket Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari Bayi hingga Lansia
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menyediakan cek kesehatan gratis (CKG) bagi masyarakat sebagai bagian dari program kesehatan. Melalui program tersebut, masyarakat dari berbagai kelompok usia dapat memeriksakan kesehatannya secara cuma-cuma. Untuk kelompok dewasa, paket pemeriksaan yang diberikan secara gratis tersebut memiliki nilai sekitar Rp 1,13 juta.
Program CKG merupakan salah satu program prioritas kesehatan Presiden Prabowo. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut program ini tidak hanya ditujukan untuk mendeteksi penyakit sejak dini, tetapi juga dilanjutkan dengan penanganan bagi masyarakat yang ditemukan memiliki masalah kesehatan.
Baca Juga
Terima Menkes BGS, Prabowo Dorong Perluas Cakupan CKG hingga Perkuat Penanganan TBC
Dengan paket pemeriksaan senilai Rp1,13 juta, peserta dewasa mendapatkan pemeriksaan yang cukup komprehensif. Pemeriksaan mencakup kebugaran, status gizi, kesehatan gigi, kesehatan mental, tekanan darah, diabetes, serta fungsi ginjal dan hati.
Peserta juga mendapatkan skrining hepatitis B dan C, risiko stroke dan penyakit jantung, serta pemeriksaan penyakit paru seperti tuberkulosis (TBC) dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Pemeriksaan mata dan telinga turut masuk dalam paket tersebut.
Tak hanya itu, CKG juga menyediakan skrining sejumlah penyakit kanker, termasuk kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, dan kanker usus besar pada laki-laki. Untuk pemeriksaan pranikah, tersedia pula skrining anemia, sifilis, dan HIV.
CKG Bayi
Untuk bayi, pemerintah menyediakan paket pemeriksaan dengan nilai layanan Rp 302.554 yang diberikan secara gratis. Pemeriksaan mencakup tumbuh kembang anak, fungsi indra, mata dan telinga, kesehatan gigi, hingga skrining diabetes, talasemia, dan tuberkulosis (TBC).
Paket tersebut juga mencakup pemeriksaan atau layanan temu wicara untuk mendukung pemantauan perkembangan bayi.
CKG Anak Usia Sekolah
Anak usia sekolah mendapatkan paket pemeriksaan dengan nilai Rp 655.000 secara gratis. Pemeriksaan meliputi kesehatan telinga, mata dan gigi, kesehatan jiwa, status gizi, tekanan darah, diabetes, serta TBC.
Selain itu, terdapat skrining perilaku merokok, hepatitis B, kesehatan reproduksi, serta pemeriksaan riwayat imunisasi dasar lengkap. Untuk kelompok usia SMP dan SMA, pemeriksaan juga mencakup hepatitis C, talasemia, anemia pada remaja putri, serta riwayat imunisasi human papillomavirus (HPV).
Baca Juga
HUT Ke-81 RI, Cek Kesehatan Gratis hingga Pembagian Sembako Digelar di 40 Permukiman di Jakarta
CKG Dewasa
Masyarakat dewasa memperoleh paket pemeriksaan dengan nilai layanan Rp 1,13 juta secara gratis. Pemeriksaan mencakup kebugaran, status gizi, kesehatan gigi dan kesehatan jiwa. Skrining juga meliputi hipertensi, diabetes, fungsi ginjal, kesehatan hati, hepatitis B dan C, serta risiko stroke dan penyakit jantung.
Pemeriksaan kesehatan paru mencakup TBC dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Selain itu, tersedia skrining kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, serta kanker usus pada pria. Paket dewasa juga mencakup pemeriksaan fungsi mata dan telinga. Sementara bagi calon pengantin, pemeriksaan mencakup anemia pada perempuan, sifilis, dan HIV.
CKG Lansia
Untuk lansia, pemerintah menyediakan paket pemeriksaan dengan nilai Rp985.000 secara gratis. Pemeriksaan meliputi pemeriksaan geriatri, kebugaran, status gizi, kesehatan gigi dan kesehatan jiwa.
Pemeriksaan juga mencakup hipertensi, diabetes, risiko stroke dan penyakit jantung, fungsi ginjal, kesehatan hati, hepatitis B dan C, serta kesehatan paru termasuk TBC dan PPOK.
Selain itu, lansia dapat memperoleh skrining kanker serta pemeriksaan fungsi mata dan telinga.
Daftar Lewat SATUSEHAT Mobile
Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan CKG dapat melakukan pendaftaran melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile yang tersedia di Play Store dan App Store maupun melalui fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan tersebut. Layanan pemeriksaan diberikan tanpa dipungut biaya.
Dengan cakupan pemeriksaan berdasarkan kelompok usia, program CKG diarahkan untuk membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatan dan faktor risiko penyakit sejak dini.
Bukan Sekadar Cek
Pemerintah menekankan CKG era Prabowo tidak berhenti pada pemeriksaan. Kemenkes pada 2026 mengarahkan program ini agar hasil skrining ditindaklanjuti dengan edukasi, pengobatan, pemantauan hingga rujukan bila diperlukan. Hingga 31 Juli 2026, CKG telah menjangkau 73,8 juta peserta. Pemerintah menargetkan program tersebut dapat menjangkau 130 juta penduduk sepanjang 2026
Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa CKG ditujukan agar seluruh warga Indonesia dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara rutin setiap tahun. Program tersebut dirancang sebagai bagian dari upaya memperkuat deteksi dini dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
