Profil Wahyu Hadiningrat, Wakapolri Baru dengan Rekam Jejak di Reserse hingga Intelijen
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) pada Kamis (1/10/2026). Wahyu menggantikan Komjen Dedi Prasetyo yang diangkat sebagai Kepala Badan Reforma Agraria.
Sebelum dipercaya menduduki posisi orang nomor dua di Korps Bhayangkara, Wahyu Hadiningrat memiliki pengalaman di sejumlah bidang strategis kepolisian, mulai dari reserse, intelijen, siber, hingga perencanaan dan penganggaran.
Jabatan terakhir Wahyu sebelum menjadi Wakapolri adalah Asisten Utama Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) Kapolri. Penunjukan tersebut merupakan bagian dari rotasi sejumlah jabatan di lingkungan Polri pada September 2024.
Wahyu juga pernah menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena). Pengalaman di bidang perencanaan dan anggaran tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum dipercaya mengemban jabatan strategis di tingkat Mabes Polri.
Baca Juga
Di tingkat kewilayahan, Wahyu pernah menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya pada Agustus 2018. Sebelumnya, ia menduduki posisi Kapolres Metro Jakarta Selatan selama periode 2012 hingga 2016.
Setelah menyelesaikan tugas sebagai Kapolres Jakarta Selatan, Wahyu dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri. Ia kemudian dipercaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya.
Selain itu, Wahyu tercatat pernah menjadi perwira tinggi Badan Intelijen Polri pada Badan Intelijen Negara (BIN). Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Respons Ancaman pada Deputi Bidang Intelijen Siber BIN serta Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
Dengan pengalaman di berbagai fungsi tersebut, Wahyu kemudian dipercaya menduduki jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri, termasuk bidang perencanaan dan penganggaran, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Wakapolri.
