Ini Rekam Jejak Jusuf Wanandi, Watimpres Baru Prabowo
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Melanjutkan reshuffle kabinet, yang juga dilaksanakan kemarin, Presiden Prabowo Subianto segera melantik jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Sejumlah nama besar pun dipanggil ke Istana Negara, salah satunya Jusuf Wanandi.
Dia diangkat menjadi anggota Watimpres hari ini dengan latar belakang sebagai pejuang Pancasila pada 1966 dan intelektual senior yang merupakan salah satu pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS).
Wakil Ketua Dewan Pengawas Yayasan CSIS itu juga merupakan Wakil Ketua Komite Nasional Indonesia untuk Dewan Kerja Sama Ekonomi Pasifik (INCPEC). Pria kelahiran 15 November 1937 ini turut andil sebagai Ketua Bersama Dewan Kerja Sama Ekonomi Pasifik (PECC), dan Ketua Bersama Dewan Kerja Sama Keamanan di Asia Pasifik (CSCAP), Indonesia.
Dalam bidang pendidikan, Jusuf Wanandi juga menjabat sebagai Direktur Utama perusahaan penerbitan The Jakarta Post Daily, serta Ketua Dewan Sekolah Bisnis Prasetiya Mulya. Pada saat yang sama, lulusan Universitas Indonesia itu tercatat sebagai Ketua Yayasan Universitas Panca Bhakti di Pontianak, Kalimantan Barat.
Baca Juga
Lanjutkan Reshuffle, Prabowo Akan Lantik Pratikno hingga Jusuf Wanandi sebagai Wantimpres
Sebagai seorang pengacara, Wanandi pernah menjadi asisten profesor hukum di Universitas Indonesia, dan telah mengabdi di berbagai organisasi nasional dan internasional sepanjang kariernya.
Dia pernah menjabat sebagai Sekretaris Majelis Penasehat Tertinggi Indonesia pada 1964, Sekretaris Jenderal Dewan Pendidikan Nasional pada 1965, dan sebagai wakil rakyat selama empat periode di Majelis Permusyawaratan Rakyat pada 1972-1977.
Baca Juga
Pratikno Sebut Wantimpres Diisi Tokoh Nasional Berpengalaman, Siap Beri Masukan ke Prabowo
Selanjutnya Wanandi aktif di Partai Golkar antara tahun 1979 hingga 1988 sebagai anggota dewan pusat dalam berbagai kapasitas.
Dikutip dari laman resmi CSIS, dia telah banyak menulis di majalah, surat kabar nasional dan internasional, serta menyunting sejumlah buku tentang perkembangan politik dan keamanan di kawasan Asia Pasifik.
Mantan guru SMA St Kanisius itu pun dilantik bersama Watimpres lain, seperti mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, serta mantan Menko Polkam Djamari Chaniago dan Budi Gunawan, hingga akademisi Rocky Gerung.
