Prabowo Akan Pimpin Upacara HUT TNI pada 5 Oktober 2026
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menjadi inspektur upacara HUT ke-81 TNI yang akan digelar di Silang Monas, Jakarta, Senin (5/10/2026) mendatang. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas saat ditemui di Silang Monas, Jakarta, Sabtu (19/9/2026).
"Tanggal 5 Oktober TNI akan melaksanakan parade dan defile. Tepatnya Monas yang Insyaallah akan dipimpin atau inspektur upacaranya adalah Bapak Presiden," kata Nas dikutip dari Antara.
Baca Juga
Prabowo Rapat dengan Petinggi TNI-Polri, Seskab: Bahas Situasi Nasional dan Penanganan Karhutla
Nas melanjutkan, pada ajang itu, TNI akan menggelar upacara yang akan diikuti 51.000 personel dari lintas matra dan korps. Setelah upacara, ke-51.000 personel itu akan tampil berparade atau defile di depan Presiden Prabowo dan para pejabat TNI dan menteri.
Selain barisan personel berparade, TNI juga akan menghadirkan ragam alat utama sistem senjata (alutsista) darat dan udara. Alutsista itu akan tampil dalam barisan parade dan ragam simulasi tempur di depan Monas.
"Total ada 900 alutsista, termasuk pasukan berkuda maupun K-9 yang akan ikut berpartisipasi meramaikan HUT TNI yang ke-81 nantinya," kata Nas.
Dia memastikan persiapan rangkaian puncak peringatan HUT ke-81 TNI masih terus berlangsung agar pelaksanaannya dapat berlangsung aman dan lancar.
Resmikan 5 Kodam Baru
Pada peringatan HUT ke-81 nanti, TNI Akan meresmikan lima komando daerah militer (kodam) baru. Namun, Nas belum mengungkap di mana lima kodam baru tersebut akan dibangun.
"Yang akan dibentuk kodam baru nanti akan disampaikan lebih lanjut," katanya.
Berdasarkan informasi yang beredar, TNI AD akan membangun lima kodam baru itu berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku Utara, Papua Pegunungan, dan Papua Barat daya.
Baca Juga
Anggaran Kemenhan dan TNI 2027 Naik Jadi Rp 189 Triliun, Sjafrie Bilang Begini
Proses pembangunan kodam baru masih terus berlangsung hingga saat ini.
Dengan adanya lima kodam baru, TNI AD akan memiliki 26 kodam di seluruh wilayah Indonesia.
