Gibran Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo, Pastikan Dapat Penanganan Terbaik
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjenguk para pelajar yang tengah menjalani perawatan akibat keracunan dalam program makan bergizi gratis (MBG) di Rumah Sakit (RS) Efarina Etaham, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara (Sumut), Jumat (11/9/2026).
Gibran Rakabuming memastikan para korban mendapat perhatian dan penanganan yang terbaik. Wapres juga membuka opsi rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan yang memiliki dukungan medis sesuai dengan kondisi pasien. Salah satunya, Febiona Purba (16) siswi kelas XI SMK Bersama Berastagi yang diduga hilang ingatan akibat keracunan MBG.
Wapres menekankan, kesehatan anak merupakan hal yang sangat penting agar mereka dapat segera pulih, kembali bersekolah, menuntut ilmu, dan mengejar cita-cita. Untuk itu, kehadiran Wapres di tengah anak-anak yang sedang menjalani perawatan menjadi bagian dari upaya memastikan proses penyembuhan dapat berlangsung cepat dan maksimal.
Baca Juga
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Mayoritas Sekolah Swasta Internasional
Untuk mendukung proses pemulihan tersebut, Gibran membawa dokter pribadinya untuk turut memeriksa kondisi pasien sekaligus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan apabila ada anak yang memerlukan penanganan lebih lanjut, langkah rujukan dapat segera dilakukan sesuai kebutuhan medisnya.
“Ini saya ke sini membawa dokter pribadi saya. Saya minta dokter saya tinggal di sini dulu, untuk mengoordinasikan sekiranya ada anak-anak yang butuh penanganan lebih intens di Jakarta,” kata Gibran.
Langkah cepat tersebut menjadi wujud kepedulian dan tanggung jawab negara untuk memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, mendapatkan layanan kesehatan yang sebaik-baiknya. Dengan melihat langsung kondisi pasien dan memastikan koordinasi penanganan berjalan, Wapres ingin agar setiap anak memperoleh perawatan yang tepat sesuai dengan kebutuhannya.
Kepedulian tersebut juga dirasakan oleh keluarga pasien. Fitriani, orang tua salah satu pasien bernama Agnesia Paruliana br Silitonga yang saat ini sedang dirawat di RS Efarina Etaham, menyambut baik inisiatif Gibran untuk memberikan pilihan rujukan agar putrinya dapat memperoleh penanganan medis yang lebih komprehensif. Ia berharap langkah tersebut dapat membantu Agnes segera pulih sehingga dapat kembali bersekolah, menuntut ilmu, dan menggapai cita-citanya.
“Kata Bapak (Wapres]), kalau mau dirujuk, boleh ke Medan, boleh ke Jakarta,” ungkap Fitriani.
Baca Juga
59 Orang di Pati Dirawat Akibat Keracunan MBG, BGN Tanggung Biaya Perawatan
“Jadi kami tadi sudah bicara sama ayahnya (Agnes) juga, sama anak juga, kami ke Jakarta. Biar lebih mendapatkan obat yang terbaik, dan jaminan kesehatan yang terbaik juga. Dan para dokter yang terbaik juga di sana,” tambahnya.
Hal yang sama juga dilakukan terhadap Febiona Purba, yang saat ini tengah menjalani perawatan di RSU Amanda Berastagi. Untuk memberikan penanganan yang lebih optimal sesuai kondisi medisnya, proses rujukan Febiona ke Jakarta juga tengah dipersiapkan.
