Pimpinan DPR Terima Audiensi AMPB di Tengah Aksi Demo 27 Agustus 2026
JAKARTA, investortrust.id — Pimpinan DPR menerima audiensi perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela aksi demo 27 Agustus 2026 yang salah satunya menuntut pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Perwakilan AMPB beraudiensi dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Saan Mustopa, serta didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade.
Baca Juga
Paripurna DPR Putuskan RUU Perampasan Aset Disahkan Paling Lambat 15 Desember 2026
Dasco menyatakan jajaran pimpinan DPR menyempatkan diri keluar dari ruang rapat paripurna untuk menemui perwakilan massa AMPB yang dipimpin oleh Supriyono alias Botok.
"Kami tadi minta izin untuk meninggalkan rapat paripurna untuk menerima teman-teman," ujar Dasco saat membuka audiensi.
Dalam pertemuan tersebut, Dasco menegaskan komitmennya untuk berkoordinasi langsung dengan pihak kepolisian guna menjamin keamanan dan keselamatan massa aksi, baik selama berunjuk rasa maupun saat perjalanan pulang.
Sementara itu, perwakilan AMPB, Supriyono alias Botok, menagih komitmen DPR terkait target penyelesaian RUU Perampasan Aset yang sebelumnya disebutkan Komisi III DPR disahkan pada 15 Desember 2026.
Ia meminta pimpinan DPR bertanggung jawab dan siap mundur dari jabatannya apabila pengesahan RUU tersebut meleset dari target. Selain penuntasan RUU Perampasan Aset, massa AMPB juga mendesak penerapan hukuman mati bagi para pelaku tindak pidana korupsi.
Baca Juga
Koordinator AMPB Supriyono alias Botok sebelumnya mengikuti Rapat Paripurna Ke-3 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Dilansir dari Antara, aktivis AMPB Botok tampak tiba di lokasi rapat paripurna sekitar pukul 10.00 WIB, didampingi oleh rekannya dari aliansi tersebut dan duduk di balkon menghadap mimbar. Sebelum memasuki ruang rapat paripurna, Botok sempat menjawab pertanyaan awak media dalam wawancara cegat.
Ia mengharapkan aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR pada Kamis ini dapat didengarkan oleh parlemen.
"Semoga aspirasi rakyat Indonesia ini direalisasikan, ya," katanya.
