Ada Kopdes Dibangun di Gunung, Menko Zulhas: Nanti akan Kita Tertibkan
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengungkapkan pemerintah masih menemukan sejumlah pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) yang dinilai tidak tepat lokasi. Salah satunya pembangunan Kopdes yang berada di kawasan pegunungan.
Pejabat yang kerap disapa Zulhas ini mengatakan, pemerintah akan melakukan penertiban terhadap pembangunan Kopdes yang tidak sesuai dengan ketentuan. Hal tersebut disampaikan saat menjelaskan perkembangan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang ditargetkan selesai secara bertahap.
“Ada di sana-sini yang tidak tepat, tentu kita akan koreksi seperti pembangunan di gunung-gunung ada satu dua atau berapa banyak, nanti kita akan tertibkan,” ujar Zulhas saat konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga
LPDB Sudah Koperasi Salurkan Pembiayaan ke 9 Gerai Kopdes Merah Putih, Bunga Khusus 4%
Menurutnya, pemerintah saat ini terus mendorong penyelesaian pembangunan Kopdes Merah Putih. Sebanyak 35.000 unit ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026 sehingga dapat mulai beroperasi pada September.
Pemerintah juga menargetkan pembangunan Kopdes kembali dilanjutkan pada tahun depan. Zulhas memperkirakan sekitar 30.000 hingga 35.000 desa dapat diselesaikan pada 2027.
Baca Juga
Mitsubishi Fuso Sudah Salurkan Lebih dari 3.900 Truk Canter untuk Kopdes
Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menjelaskan, Kopdes Merah Putih nantinya diharapkan menjadi salah satu infrastruktur pemerintah sekaligus berperan sebagai off taker bagi produk masyarakat desa.
Menko Zulhas pun menegaskan pemerintah akan melakukan koreksi terhadap pembangunan yang dinilai tidak tepat agar keberadaan Kopdes dapat berfungsi sesuai dengan tujuan awal program.
“Sekarang kita sedang bekerja keras, mohon dukungannya agar Koperasi Desa Merah Putih ini bisa jadi infrastruktur pemerintah dan juga sebagai offtaker sebagaimana disampaikan Bapak Presiden tadi,” terang Zulhas.

