Pimpinan MPR Ziarah ke Makam Bung Karno, Muzani: Pengingat Indonesia Rumah Bersama
JAKARTA, investortrust.id – Ketua MPR Ahmad Muzani bersama pimpinan MPR lainnya berziarah ke makam Proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Soekarno atau Bung Karno di Blitar, Selasa (4/8/2026). Ziarah ini menjadi bagian dari tradisi MPR dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tradisi tersebut akan dilanjutkan dengan ziarah ke makam Wakil Presiden Pertama RI, Mohammad Hatta, pada Jumat (7/8/2026) mendatang.
Ahmad Muzani mengatakan, ziarah ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa para pendiri bangsa, khususnya Bung Karno yang berperan sebagai proklamator, presiden pertama, sekaligus penggagas Pancasila.
"Kami berharap bangsa Indonesia bisa menghargai jasa setiap pahlawannya. Kami berharap bangsa Indonesia adalah bangsa yang penuh bersyukur atas perjuangan para pendahulunya dan bisa memanfaatkan anugerah yang diberikan Allah melalui jasa-jasa para pendahulu dan para pahlawannya," kata Muzani dalam keterangan pers yang dikutip Rabu (5/8/2026).
Baca Juga
Bertemu Prabowo, Pimpinan MPR Sampaikan Konsep Pokok-Pokok Haluan Negara
Muzani menjelaskan, rangkaian ziarah ini juga menjadi upaya MPR mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan yang ada di masyarakat. Ziarah ini menjadi pengingat Indonesia merupakan rumah bersama bagi seluruh rakyat dengan beragam latar belakang.
"Indonesia adalah rumah bersama kita. Meskipun kita berbeda pandangan, berbeda latar belakang, bahkan mungkin berbeda pilihan politik, tetapi kita semua adalah keluarga besar bangsa Indonesia," katanya.
Ia menegaskan, persatuan menjadi modal utama bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, selama seluruh elemen bangsa mampu menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong, Indonesia akan mampu
Baca Juga
Prabowo Terima Pimpinan MPR, Bahas Sidang Tahunan dan Pokok-Pokok Haluan Negara
"Karena hanya dengan begitu, seberapa pun besar ujian yang dihadapi, selama kita bersatu, semuanya akan selamat," katanya.
Muzani berharap tradisi ziarah kepada para pendiri bangsa dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang sebagai pengingat atas perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
