Prabowo Yakin PDIP Akan Bersama Pemerintah Bela Negara
JAKARTA, investortrust.id - Presiden RI Prabowo Subianto meyakini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada akhirnya akan bersama pemerintah dan kekuatan politik lainnya dalam menjaga bangsa dan negara. Keyakinan itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya saat Harlah ke-28 PKB di JCC, Jakarta, Kamis (24/7/2026).
"Di ujungnya saya percaya PDIP pun akan membela negara dan bangsa Indonesia. Itu insting saya. Kata hati saya," kata Prabowo.
Baca Juga
Di Harlah PKB, Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi
Kepala Negara meyakini seluruh partai merupakan patriot. Seluruh elemen politik merupakan anak bangsa yang setia kepada negara.
"Karena kita semua adalah patriot. Semua bangsa Indonesia. Enggak mungkin ada anak yang tidak setia kepada Ibu Pertiwi," katanya.
"Saya yakin semua partai koalisi senapas, sejiwa, dan berada bersama saya. Dan di ujungnya saya percaya PDIP pun akan membela negara dan bangsa Indonesia.
Prabowo mengatakan perbedaan pandangan dan kritik dalam dinamika politik merupakan hal yang wajar dan dapat dimaknai sebagai upaya untuk saling mengingatkan demi kepentingan bersama. Dikatakan, bersaing dan bertanding dalam pemilu merupakan hal baik. Prabowo pun tak masalah jika ada partai politik yang berpisah karena berbeda pandangan karena pada akhirnya akan bergabung kembali untuk bersama-sama membela kepentingan nasional.
"Nanti juga bergabung lagi. PDIP juga sebetulnya hatinya sama dengan kita. Benar. Coba cek. Digali hatinya. Sebetulnya sama," katanya.
Baca Juga
Prabowo menyampaikan keyakinan tersebut saat menjelaskan pentingnya persatuan nasional dalam mengelola kekayaan alam Indonesia agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan tidak mengalir ke luar negeri. Dikatakan, menyatakan dirinya dan PDIP memperjuangkan nilai-nilai yang sama, yakni UUD 1945 yang merupakan warisan para pendiri bangsa, termasuk Soekarno dan Mohammad Hatta.
"Ini UUD 1945 yang bikin Bung Karno, Bung Hatta, pendiri-pendiri bangsa kita. Hati mereka sama," katanya.
