Prabowo Minta Kirim Tim ke Brasil hingga Vietnam untuk Belajar Hilangkan Kelaparan
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak boleh ada orang lapar di Indonesia. Prabowo pun meminta jajarannya belajar dari negara lain untuk menghilangkan kelaparan di Indonesia.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam taklimatnya saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
"Tidak boleh ada orang di Indonesia yang lapar. Saya minta kita belajar, dari negara-negara lain. Jangan malu belajar," kata Prabowo.
Baca Juga
Prabowo Sebut Sistem Perlindungan Sosial Indonesia Salah Satu Terkuat di Dunia
Bahkan, Prabowo meminta jajarannya mengirim tim ke negara yang telah berhasil menghilangkan kelaparan. Negara yang dimaksud Prabowo itu, seperti Brasil, China, dan Vietnam.
"Kirim tim ke India, kirim tim ke Brazil, kirim tim ke Tiongkok, kirim tim ke Vietnam. Belajar bagaimana mereka hilangkan kelaparan. Tidak anggota G20 Indonesia ada rakyat yang lapar," tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Prabowo mengaku heran ada pihak yang menuding program makan bergizi gratis (MBG) sebagai pemborosan. Padahal, Prabowo menekankan, menghilangkan kelaparan merupakan target nomor dua dari sustainable development goals (SDGs).
"PBB sudah meramalkan bahaya kelaparan," tegasnya.
Baca Juga
Prabowo Heran MBG Dituduh Pemborosan, Sebabkan Ekonomi Kolaps dan Saham Ambruk
Menurut Prabowo, kritik yang menyebut MBG sebagai pemborosan kontradiktif dengan kebocoran anggaran yang terjadi selama puluhan tahun. Namun, tidak ada pakar yang memprotes hal tersebut. Padahal, katanya, MBG salah satunya bertujuan mengatasi persoalan stunting yang dialami anak-anak Indonesia.
"Dianggap pemborosan, tetapi ribuan triliun yang menguap, yang pergi dari bumi Indonesia tiap tahun selama 34 tahun tidak ada komentar, tidak ada pakar yang protes, tidak ada investigasi," katanya.
