Gandeng KSP, Kemendes PDT Targetkan Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri undangan Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) di Kantor Staf Kepresidenan, Senin (8/6/2026).
Mendes Yandri merasa bersyukur dengan adanya rapat ini karena diberi kesempatan untuk menyampaikan pokok persoalan yang terjadi di wilayah 3T. Ada 30 Kabupaten yang masuk daerah tertinggal, dimana sekitar 5.000 desa yang belum dialiri listrik, tidak miliki sinyal, sarana kesehatan dan pendidikan yang minim serta sarana air bersih.
"Ini perlu dilakukan karena ada Asta Cita keenam yaitu Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan," kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini dalam keterangan yang diterima, Rabu (10/6/2026).
Baca Juga
Mendes Yandri Targetkan Produk Desa di Sulsel Bisa Diekspor ke 59 Negara
Yandri menjelaskan, langkah ini perlu kolaborasi semua pihak ternasuk negara donor, swasta dan BUMN agar dalam periode pertama Presiden Prabowo ini, masalah di daerah 3T bisa terselesaikan. Pasalnya 30 Kabupaten ini penyumbang terbesar desa tertinggal dan sangat tertinggal yang totalnya mencapai 9.300
"Nah 6.000 desa berada di 30 Kabupaten ini jadi totalnya hampir 75%. Jadi jika ini bisa diselesaikan maka daerah tertinggal Insya Allah bisa diselesaikan," kata Mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini.
KSP Dudung Abdurachman mengatakan, rapat koordinasi bertujuan agar pihaknya mengetahui langsung kondisi riil di 30 Kabupaten yang masuk wilayah 3T. Dikatakan Dudung, hingga 80 tahun Indonesia merdeka ini perlu dilakukan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi seperti fasilitas pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur.
"Hal-hal ini yang harus kita pecahkan dan akan saya laporkan ke Presiden," kata Mantan KSAD ini.
Baca Juga
Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Lewat Diaspora
Para kepala daerah itu juga nantinya akan diberi kesempatan untuk bertemu Presiden Prabowo untuk menyampaikan laporan yang nantinya jadi masukan bagi Presiden.
Turut hadir Pejabat Tinggi di lingkungan Kantor Staf Kepresidenan, Perwakilan Bupati dari wilayah 3T. Turut mendampingi Mendes Yandri, Sekjen Taufik Madjid, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Dirjen PEID Tabrani dan Dirjen PPDT Samsul Widodo.
