Calon Manajer Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Pelatihan Digital dan Manajerial
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Koperasi (Kemenkop) tengah menyiapkan standar ketat untuk menjamin profesionalisme pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes. Para calon manajer koperasi nantinya diwajibkan mengikuti pelatihan intensif selama 1,5 bulan sebelum resmi bertugas.
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah, mengungkapkan program pelatihan ini dirancang untuk mendongkrak kapasitas manajerial sekaligus adaptasi teknologi digital para calon pengelola di tingkat desa.
"Kami memastikan bahwasanya pendidikan dan pelatihan yang diberikan kepada calon manajer berjalan sesuai dengan rencana, karena pelatihannya akan satu setengah bulan. Di dalamnya akan ada kedisiplinan dan juga ada pelatihan manajerial termasuk digitalisasi," kata Farida ditemui usai menghadiri Rapat Tingkat Wakil Menteri di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Baca Juga
Target Rampung Pekan Ini, Pemerintah Kebut Inpres SDM Kampung Nelayan dan Kopdes Merah Putih
Menurut Farida, aspek penguatan sumber daya manusia (SDM) ini menjadi poin krusial yang ikut diatur dalam rancangan Instruksi Presiden (Inpres) pengadaan SDM KNMP dan KDKMP yang saat ini sedang difinalisasi oleh pemerintah.
Kemenkop sendiri mengemban tugas pokok untuk mengoordinasikan langkah-langkah strategis dengan kementerian/lembaga terkait agar ekosistem tata kelola koperasi desa ini berjalan maksimal.
"Kami koordinasi di Inpres tersebut memastikan agar persiapan SDM ini dari hulu sampai hilirnya benar-benar maksimal dan bisa berjalan dengan baik," terang Farida.
Sementara itu ia juga mengungkap rancangan Inpres mengenai pengadaan dan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) serta KDKMP ditargetkan rampung pada pekan ini.
"Sambil menunggu pengumuman manajer, Inpres untuk pengadaan SDM KDKMP dan juga KNMP hari ini sudah dibahas. Tadi sudah mengerucut, insyaallah minggu ini sudah final," ujar Farida.

