Polisi Militer Perempuan Kawal Tamu Negara, Kemenhan: Kesetaraan Gender
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) kembali melibatkan polisi militer (PM) perempuan dalam pengawalan tamu negara saat kunjungan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar, Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani, ke Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Kehadiran PM perempuan dalam prosesi penyambutan dan pengawalan tamu negara tersebut menjadi perhatian awak media.
Baca Juga
Indonesia-Qatar Teken Kerja Sama Pendidikan Militer hingga Industri Pertahanan
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait mengatakan, pelibatan PM perempuan merupakan bagian dari upaya menunjukkan kesetaraan gender di lingkungan TNI.
"Ini sudah yang kedua kegiatan pengawalan dari PM perempuan, termasuk kemarin dari Menhan Jepang," ujar Rico kepada wartawan di Kantor Kemenhan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Menurut Rico, keterlibatan personel perempuan dalam tugas pengawalan bukan sekadar simbolis, melainkan cermin kesamaan peran dan tanggung jawab antara prajurit pria dan wanita dalam menjalankan tugas negara.
"Ini untuk menunjukkan bahwa kita melakukan kesetaraan gender. Bahwa di TNI, baik itu prajurit TNI pria maupun wanita memiliki kesamaan fungsi dan tugas," jelasnya.
Ia juga menegaskan prajurit perempuan memiliki kompetensi dan profesionalisme yang sama dalam menjalankan berbagai tugas militer, termasuk pengamanan dan pengawalan kegiatan kenegaraan maupun kunjungan pejabat asing.
Baca Juga
Sjafrie Terima Kunjungan Menhan Qatar, Bahas Penguatan Kerja Sama
Kemenhan berharap pelibatan prajurit perempuan dalam berbagai kegiatan strategis dapat semakin memperkuat peran perempuan di sektor pertahanan sekaligus menunjukkan komitmen TNI terhadap profesionalisme dan kesetaraan kesempatan dalam penugasan.

