Gunung Marapi Total Erupsi 46 Kali sejak Minggu Siang
JAKARTA, investortrust.id - Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) meletus pada Minggu (3/12/2023) siang sekitar pukul 14.54 WIB yang menyebabkan 11 pendaki tewas dan 12 lainnya masih hilang. Total Gunung Marapi sudah 46 kali erupsi hingga hari ini, Senin (4/12/2023).
Plt Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Hendra Gunawan mengatakan Gunung Marapi erupsi sebanyak 36 kali pada Minggu kemarin.
"Letusan besar pada pukul 14.54 WIB dengan tinggi kolom letusan hingga 3.000 meter di atas kawah," ucap Hendra dalam konferensi pers secara daring, Senin (4/12/2023).
Sementara hari ini, Gunung Marapi sudah 10 kali erupsi. Letusan terakhir terjadi pada pukul 08.22 WIB dengan kolom letusan 800 meter di atas kawah.
Baca Juga
Gunung Marapi Erupsi Mendadak, PVMBG Sebut Peringatan Diabaikan
"Hari Minggu (3/12/2023) pukul 14.54 WIB sampai 24.00 WIB ada 36 letusan. Tanggal 4 Desember 2023 pukul 00.00 sampai 14.00 WIB ada 10 letusan dan 49 hembusan," tuturnya.
Hendra menegaskan pihaknya terus melaporkan secara rutin aktivitas Gunung Marapi dan menyampaikannya kepada stakeholder di daerah. Menurutnya, Gunung Marapi sebenarnya sudah berstatus level II atau waspada sejak erupsi tahun 2011 dan masih berlaku sampai sekarang. Warga pun dilarang mendekat dalam radius 3 km dari kawah.
"Gunung Marapi pada status level II waspada dan kami sudah merekomendasikan masyarakat atau wisatawan tak boleh mendaki pada radius 3 km dari puncak. PVMBG sudah merekomendasikan (pemerintah) daerah, sudah disampaikan terkait detail teknis. Ini sebagai upaya preventif," kata Hendra.
Dia menegaskan status itu tak pernah dicabut karena karakteristik Gunung Marapi yang memang kerap erupsi tanpa tanda-tanda. Hal itu menurutnya tak terjadi kali ini saja.
Baca Juga
"Erupsi diprediksi karena akumulasi gas, kecil, tapi perlahan dan terjadi selama bertahun-tahun sekitar 2-4 tahun. Memang Gunung Marapi ini terlihat diam namun berbahaya," ujarnya.
Berdasarkan data terkini dari Antara, sebanyak 75 pendaki sempat terjebak erupsi Gunung Marapi. Sebanyak 52 telah dievakuasi, 11 meninggal dunia, dan 12 masih belum ditemukan. (CR-14)

