Kementerian PU Pasang Jembatan Bailey 90 Meter demi Percepat Sekolah Rakyat di Brebes
Poin Penting
|
BREBES, Investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah berhasil menyelesaikan pemasangan Jembatan Bailey sepanjang 90 meter di Desa Walahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Pembangunan infrastruktur penghubung ini bertujuan utama untuk mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.
Kehadiran jembatan ini menjadi solusi strategis dalam memperlancar akses mobilisasi material konstruksi dan alat berat menuju lokasi proyek, sehingga pekerjaan di lapangan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Pembangunan Jembatan Bailey ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Menteri PU, Dody Hanggodo, guna mempercepat dukungan infrastruktur bagi fasilitas pendidikan di Kabupaten Brebes. Proses pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi intensif antara Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta dengan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis. Menteri Dody menegaskan bahwa konektivitas jalan dan jembatan merupakan infrastruktur dasar yang memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas masyarakat serta mendukung kelancaran pembangunan layanan dasar, termasuk sektor pendidikan.
Dalam keterangannya, Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen mengatasi hambatan teknis di lapangan melalui sinergi antar unit organisasi.
Baca Juga
Proyek Sekolah Rakyat Tahap II Digeber hingga 20 Juni, Progres Fisik Hampir 50%
“Kementerian PU terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk kolaborasi antar unit organisasi, di antaranya untuk mengatasi keterbatasan akses dalam mobilisasi material pembangunan. Segala daya dan upaya akan kita lakukan untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat untuk adik-adik kita, dapat selesai dengan tepat waktu, tepat kualitas dan tepat biaya,” ujar Menteri Dody dalam keterangan resminya dikutip Kamis (14/5/2026).
Secara spesifikasi teknis, Jembatan Bailey yang terpasang memiliki lebar 4 meter dan mampu menahan kapasitas beban hingga 25 ton.
Meskipun bersifat sementara, infrastruktur ini dirancang dengan standar keamanan tinggi untuk mendukung mobilitas kendaraan berat selama proses konstruksi berlangsung. Jembatan tersebut diproyeksikan menjadi jalur utama bagi mobilisasi lebih dari 2.000 ton struktur rangka baja serta lalu lintas truk mixer yang diperlukan untuk pekerjaan pengecoran di lokasi Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Brebes sendiri merupakan bagian dari program prioritas pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Saat ini, pembangunannya terus dipacu agar siap beroperasi secara optimal pada tahun ajaran baru 2026. Melalui penyelesaian Jembatan Bailey ini, Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur prioritas nasional demi memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup dan pendidikan masyarakat di daerah.

