Cak Imin Optimistis Target 0% Kemiskinan Ekstrem di Akhir 2026 Tercapai
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin optimistis target 0% kemiskinan ekstrem pada akhir 2026 dapat tercapai. Cak Imin juga optimistis tercapainya target kemiskinan dapat ditekan hingga 5% pada 2029.
Keyakinan itu disampaikan Cak Imin seusai mengikuti rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
"Kita optimis dan yakin kemiskinan ekstrem pada 2026 0% dan kemiskinan 5% di 2029," kata Cak Imin.
Baca Juga
Cak imin Lapor ke Prabowo soal Pengentasan Kemiskinan dan Penciptaan Lapangan Kerja
Cak Imin menjelaskan, berdasarkan data, tingkat kemiskinan pada 2024 mencapai 8,57%. Angka itu turun menjadi 8,25% pada 2025. Sementara, untuk angka kemiskinan ekstrem pada 2025 berada di angka 0,78%. Angka itu terus turun hingga saat ini di angka 0,38%.
Untuk mencapai target itu, pemerintah telah memetakan 88 kabupaten/kota yang menjadi prioritas pengentasan kemiskinan. Puluhan kabupaten dan kota itu menjadi fokus kementerian dan lembaga.
Dalam kesempatan ini, Cak Imin mengatakan, pemerintah telah mengucurkan anggaran Rp 508,2 triliun dari APBN untuk perlindungan sosial, baik bersifat bantuan sosial (bansos) tunai, program keluarga harapan (PKH), maupun bantuan iuran jaminan sosial. Pemerintah, katanya, terus berupaya mengintegrasikan agar seluruh bansos kita melalui kemensos tepat sasaran dengan memperbarui data tunggal sosial ekonomi (DTSEN). Hal itu sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto agar setiap bantuan yang disalurkan kepada masyarakat berpijak pasa DTSEN.
Baca Juga
Pemerintah Petakan 88 Kabupaten/Kota Prioritas Guna Kejar Target 0% Kemiskinan Ekstrem di 2026
"Berdasarkan perintah Presiden hari ini seluruh kementerian/ lembaga supaya konsisten berpijak pada data tunggal sosial ekonomi dalam menyalurkan seluruh program pemerintah," katanya.

