Menteri LH Puji Inovasi Green Policing Polda Riau, Siap Adopsi ke Seluruh Indonesia
Poin Penting
|
PEKANBARU, investortrust.id — Menteri Lingkungan Hidup (LH), Mohammad Jumhur Hidayat melakukan kunjungan kerja perdana ke Polda Riau sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (27/4/2026). Kunjungan ini menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan lingkungan hidup, dengan Riau sebagai wilayah strategis.
Dalam kesempatan itu tersebut, Jumhur mengapresiasi langkah yang dilakukan Polda Riau dalam program Green Policing dan Waste to Energy, serta paparan terkait penegakan hukum lingkungan dan inovasi kelembagaan
"Saya mendengarkan seluruh paparan dan saya merasa apa yang terjadi hari ini akan saya adopsi. Kalau Green Policing ini terjadi di mana-mana, di setiap institusi, saya rasa tidak perlu lagi Kementerian Lingkungan Hidup. Ini luar biasa," katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Jumhur pun berjanji akan mendorong implementasi konsep tersebut di berbagai daerah. “Saya akan memastikan bersama teman-teman di kementerian, bagaimana apa yang dikerjakan hari ini bisa benar-benar terjadi di seluruh daerah,” tegas dia.
Baca Juga
Prabowo Hadiri ‘May Day’ di Monas, Jumhur Hidayat Sampaikan Terima Kasih
Sementara itu, Kapolda Riau Herry Heryawan menyatakan, isu lingkungan di Riau harus dilihat sebagai isu keamanan, ekonomi, dan keadilan sosial secara bersamaan.
"Isu lingkungan tidak bisa dipandang secara parsial, melainkan harus dilihat sebagai isu keamanan, ekonomi, dan keadilan sosial secara bersamaan," ujar Herry.
Ia menambahkan, pendekatan Green Policing tidak hanya menitikberatkan pada penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran kolektif melalui perubahan pola pikir dan perilaku.
“Melalui pendekatan Green Policing, kami tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran kolektif melalui perubahan pola pikir, perilaku, dan budaya organisasi,” terang Herry.
Momentum ini turut dirangkaikan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 melalui pemotongan tumpeng bersama perwakilan serikat pekerja.

