Mendes PDT Yandri Susanto Puji Kebijakan Presiden Pertahankan Harga BBM Subsidi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan pemerintah yang tetap mempertahankan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di tengah ketidakpastian kondisi global.
Yandri menilai langkah tersebut merupakan bukti nyata keberpihakan Presiden terhadap masyarakat kecil, khususnya mereka yang tinggal di kawasan pedesaan yang sangat bergantung pada stabilitas harga energi.
"Dan kita terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo di tengah-tengah gejolak global yang tak menentu, ya Alhamdulillah sampai sekarang BBM bersubsidi nggak naik. Ini hebatnya Pak Presiden Prabowo ini. Tepuk tangan dulu buat Bapak Presiden Prabowo," ujar Yandri dalam acara Aksi dan Kolaborasi Lintas Sektor Mendorong Akselerasi Program Bapak Presiden Prabowo Subianto Mendukung Asta Cita ke-6 bertajuk "Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan" di Gedung Utama Kantor Kemendes Kalibata, Selasa (28/4/2026).
Menurut Yandri, meskipun harga BBM non-subsidi mengikuti fluktuasi pasar dunia, pemerintah tetap berkomitmen menjaga harga BBM subsidi agar tetap terjangkau. Hal ini dianggap krusial untuk menjaga daya beli masyarakat di tingkat akar rumput.
Baca Juga
Mendes Yandri Dukung DPP LDII Bentuk Desa Binaan Tematik di Berbagai Wilayah
"Ya, untuk rakyat kecil beliau bela ya. Kalau yang non-subsidi ya itu memang ikuti harga pasar, tapi yang bersubsidi Alhamdulillah sampai hari ini dan Insyaallah ke depannya akan tetap terjaga sehingga rakyat tidak terbebani, termasuk yang paling merasakan BBM bersubsidi nggak naik itu adalah rakyat-rakyat di desa," jelasnya.
Lebih lanjut, Yandri menegaskan loyalitas jajaran kementeriannya untuk mengawal setiap kebijakan Presiden Prabowo demi kesejahteraan masyarakat desa.
"Jadi kita terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Insyaallah beliau sehat walafiat terus, dan kita sebagai anak buah siap sami'na wa atha'na (kami mendengar dan kami patuh/taat)," pungkas Yandri.

