Basarnas Kerahkan BSG Tangani Tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo
JAKARTA, investortrust.id - Basarnas mengerahkan personel elite Basarnas Special Group (BSG) untuk menangani tabrakan antara kereta antara Kereta Api atau KA Argo Bromo Anggrek 4 dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Dikutip dari Antara, terdapat empat orang yang dikabarkan meninggal dunia dalam tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL tersebut.
Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isroedin saat dihubungi di Jakarta, Senin malam, mengonfirmasi tim khusus tersebut sudah bergerak menuju lokasi untuk memperkuat tim dari Kantor SAR Jakarta dan Pos SAR Bekasi.
Baca Juga
KAI Daop 1 Jakarta Evakuasi Korban dan Rangkaian Kereta Pascatabrakan di Bekasi Timur
"Ya, personel Basarnas Special Group menuju lokasi mendampingi personel dari Kantor SAR Jakarta dan Pos SAR Bekasi," katanya.
Noer memastikan tim SAR yang dikerahkan merupakan personel terlatih dengan kualifikasi khusus dan dibekali peralatan lengkap untuk melakukan ekstraksi pada kecelakaan transportasi darat.
"Kami belum menerima laporan final mengenai jumlah total korban secara terperinci, namun tim di lapangan terus berupaya melakukan yang terbaik dengan berkoordinasi bersama pihak PT KAI," kata Noer dikutip dari Antara.
Berdasarkan informasi awal yang diterima kecelakaan terjadi pada pukul 20.55 WIB. Kereta dilaporkan mengalami tabrakan adu kepala atau head to head dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST).
Hingga berita ini diturunkan, laporan sementara mencatat adanya sejumlah korban dalam insiden tersebut.
Baca Juga
KA Argo Bromo Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, KAI Minta Maaf
Berdasarkan data awal, terdapat empat orang korban dengan perincian seorang petugas kebersihan atau cleaning service dan tiga orang penumpang dalam kondisi terjepit material kereta.
Selain itu, dilaporkan adanya dua kru dan empat orang lainnya dalam status meninggal dunia (MD), namun data ini masih terus diperbarui. Informasi terbaru masih menunggu konfirmasi lanjutan dari Basarnas dan KAI.

