Abdul Kadir Karding Come Back, Jadi Kepala Badan Karantina
JAKARTA, investortrust.id — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik politikus senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding, sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Pelantikan ini menandai kembalinya Karding ke jajaran pemerintahan setelah sebelumnya sempat terkena gelombang reshuffle pada September 2025 lalu. Karding sebelumnya menjabat Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Karding menggantikan Sahat Manaor Panggabean melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 50 TPA Tahun 2026.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya," ucap Karding mengikuti dikte sumpah jabatan dari Presiden Prabowo.
Dari Aktivis Hingga Menteri
Pria kelahiran Donggala, 25 Maret 1973 ini, merupakan lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (Undip).
Semasa muda, ia juga dikenal sebagai aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Karding memulai karier politiknya di Jawa Tengah. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah sebelum akhirnya melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI selama tiga periode (2009–2024).
Di internal PKB, ia pernah menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKB periode 2014–2019.
Pada awal pemerintahan Prabowo-Gibran (Oktober 2024), ia dipercaya menjabat sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). Namun, jabatannya berakhir pada September 2025 dan digantikan oleh Mukhtarudin.
Saat ini Karding juga tengah mengemban mandat sebagai ketua umum Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA Undip).

