Napi Korupsi Tambang Lolos Ngopi di Kafe, Langsung Dipindah ke Nusakambangan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Narapidana kasus korupsi yang kedapatan ngopi di salah satu cafe di Kendari, Sulawesi Tenggara dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan. Hal itu diungkapkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto saat ditemui di Jakarta.
"Kepada si pelanggar sudah saya pindah ke Nusakambangan," kata Agus, Rabu (22/4/2026).
Agus mengakui ada kelalaian petugas dalam insiden tersebut. Ia menjelaskan yang bertugas melakukan pengawalan mestinya bukan petugas pemasyarakatan.
"Petugas pemasyarakatan itu tidak ada tugas pengawalan. Jadi malah sekarang saya minta supaya dibuat edaran, bahwa kalau ada pun tahanan untuk sidang, yang awal itu ya harus dari kepolisian," ujarnya.
Sebelumnya Kementerian Imipas memastikan telah menonaktifkan Plh Kepala Rutan Kelas IIA Kendari La Ode Mustakim dan dua pejabatnya usai diperiksa terkait kasus napi korupsi ngopi di kafe Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pas, Rika Aprianti mengatakan Plh Karutan Kendari dan 2 pejabat lainnya dialihtugaskan ke Ditjen Pas.
“Sudah dilakukan pemeriksaan lanjutan kepada petugas pengawalan yang bersangkutan, 2 pejabat struktural terkait dan Kepala Rutan. Mereka juga sudah dialihtugaskan ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka pemeriksaan oleh Satuan Operasional Kepatuhan Internal Ditjenpas," ucap Rika Aprianti dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).
Sebelumnya diberitakan seorang nara pidana kasus korupsi pertambangan yang juga mantan Kepala Syahbandar Kolaka, Supriadi terekam kamera netizen tengah berjalan santai ke sebuah coffee shop di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam rekaman tersebut tampak Supriadi berjalan dari masjid menuju coffee shop di Jalan Abunawas, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kendari, Selasa (14/4/2026) siang, dengan didampingi seorang petugas Syahbandar berseragam lengkap.
Supriadi sempat melambat dan menutupi wajahnya menggunakan telapak tangan setelah sadar bahwa dirinya tengah direkam oleh seorang warga setempat.

