Reliance Sekuritas Andalkan 4 Saham Hari Ini, Ada MEDC hingga MLPL
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/4/2026), berpotensi menguat ditopang lompatan pasar saham Asia setelah kesepakatan gencatan senjata AS-Iran selama dua pekan disertai dengan rencana pembukaan selat Hormuz.
Sedangkan Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, di bawah MA5, indikator Stochastic dead cross pada area deep oversold. “Pola ini mengindikasikan IHSG cenderung pelemahan dengan saham pilihan hari ini MEDC, INKP, CPIN, dan MLPL,” tulisnya.
Baca Juga
Laba Jatis Mobile (JATI) Melonjak 4 Kali Lipat di 2025, Tembus Rp20,8 Miliar
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat. Sentimen positif disebabkan oleh tanda-tanda kemajuan negosiasi menjelang tenggat waktu dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk Iran agar membuka Selat Hormuz.
Adapun pasar saham Asia melesat lebih dari 4%. Kenaikan pesat juga dicatatkan indeks KOSPI lebih dari 6%, TFSE Bursa Malayasi anik 1,74%, dan bursa saham Taiwan melambung 3,35%.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham MEDC dengan target harga Rp 1.835, INKP dengan target harga Rp 11.00, CPIN dengan target harga Rp 4.760, dan MLPL dengan target harga Rp 105.
Baca Juga
Hartadinata (HRTA) Diprediksi Pertahankan Pertumbuhan Kinerja 2026, Sahamnya Bisa Ngacir
Kemarin, IHSG melemah sebanyak 18,4 poin (0,26%) menjadi 6.971 disertai dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,77 triliun. Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 371,50 miliar, BBRI mencapai Rp 364,30 miliar, dan ANTM senilai Rp 306,78 miliar.
Pelemahan kemarin dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor industry 2,63%, consumer non primer 0,99%, consumer primer 0,70%, teknologi 0,96%, dan transportasi 1,35%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor infrastruktur, keuangan, dan energi.
Meski IHSG kembali merosot, sejumlah saham berikut melesat, tiga saham naik hingga auto reject atas (ARA), yaitu PMJS naik 34,92% menjadi Rp 151, IFSH naik 25% menjadi Rp 2.800, dan MEGAS naik 24,72% menjadi Rp 5.600.
