Laba Jatis Mobile (JATI) Melonjak 4 Kali Lipat di 2025, Tembus Rp20,8 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) atau Jatis Mobile membukukan lonjakan laba bersih tahun berjalan lebih dari 310% atau lebih dari empat kali lipat menjadi Rp 20,80 miliar pada 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 5,07 miliar. Laba per saham juga melesat dari Rp 1,56 menjadi Rp 6,38 per saham.
Rilis laporan kinerja keuangan JATI di Jakarta, Rabu (8/4/2026) menyebutkan bahwa kenaikan tersebut sejalan ddengan pertumbuhan pendapatan dan peningkatan laba usaha. Pendapatan sebesar Rp 634,94 miliar pada 2025, meningkat dari Rp 534,45 miliar pada 2024.
Baca Juga
FTSE Russell Belum Masukkan Indonesia ke Watch List, Reformasi Tengah Dipantau
Laba kotor Jatis Mobile (JATI) juga naik menjadi Rp 104,13 miliar dari Rp 68,58 miliar tahun sebelumnya. Meski, beban pokok pendapatan juga meningkat menjadi Rp 530,82 miliar dari Rp 465,87 miliar.
Dari sisi operasional, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp 73,83 miliar, sementara beban usaha lainnya mencapai Rp 2,23 miliar. Meski demikian, laba usaha melonjak tajam menjadi Rp 28,07 miliar, dibandingkan Rp 7,84 miliar pada 2024.
Laba sebelum pajak tercatat Rp 27,32 miliar, naik dari Rp 7,12 miliar pada tahun sebelumnya. Setelah dikurangi beban pajak sebesar Rp 6,51 miliar, laba bersih tahun berjalan mencapai Rp 20,81 miliar, melonjak lebih dari empat kali lipat dibandingkan Rp 5,08 miliar pada 2024.
Baca Juga
Gencatan Senjata AS-Iran Disepakati, Minyak Langsung Anjlok 16% dan Pasar Saham Global Menguat
Sebagai informasi, JATI merupakan perusahaan teknologi yang bergerak di bidang solusi messaging dan distribusi digital, melayani lebih dari 500 klien lintas sektor seperti telekomunikasi, perbankan, hingga ritel.
Jatis Mobile (JATI) tengah menggelar pembelian kembali (buy back) saham dengan alokasi dana Rp 35 miliar dengan target pembelian sebanyak-banyaknya 163,12 juta saham. Buy back tersebut berlangsung sejak 9 Maret dan ditargetkan berakhir 8 Juni 2026.
Buy back ini bertujuan untuk memperkuat keyakinan terhadap nilai jangka panjang dan prospek yang dimiliki Jatis Mobile (JATI). Langkah ini juga diambil sebagai upaya untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental perseroan serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dalam usaha mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

