Targe Harga Saham Harita Nickel (NCKL) Menggiurkan, Simak Analis Ini
JAKARTA, investortrust.id – Peningkatan pesat volume penjualan bersamaan dengan akusisi tambang menjadi sentiment positif terhadap prospek saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickle ke depan. Sedangkan realisasi kinerja hingga September 2023 sesuai dengan estimasi.
Harita Nickle mencatatkan kenaikan pendapatan sebanyak 135,1% dari Rp 7,35 triliun menjadi Rp 17,3 triliun hingga September 2023. Kenaikan tersebut menjadikan pertumbuhan laba bersih pereroan dari Rp 3,60 triliun menjadi Rp 4,44 triliun.
Baca Juga
Begini Prospek Saham Harita Nickle (NCKL) Usai Akuisisi Dua Tambang
Samuel Sekuritas menyebutkan bahwa realisasi kinerja keuangan tersebut sudah sesuai dengan estimasi. “Realisasi laba bersih tersebut merefleksikan 77,4% dari target kami dan mencerminkan 77% dari perkiraan consensus analis,” tulis analis Samuel Sekuritas Haikal Putra Samsul dan Juan Harahap dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Terkait katalis pergerakan harga saham perseroan, Samuel Sekuritas menyebutkan, datang dari keputusan akuisisi sebanyak 99% saham PT Gane Tambang Sentosa (GTS) di Pulau Obi Halmahera Selatan, Maluku Utara, senilai Rp7,9 miliar. GTS memiliki konsesi tambang nikel yang belum beroperasi dengan luas area sebesar 2.314 hektare dengan masa berlaku izin usaha pertambangan (IUP) hingga 2040.
Baca Juga
Harita Nickel (NCKL) juga meningkatkan kepemilikan saham di PT Gane Permai Sentosa (GPS) dari semula 70% menjadi 99%. Selain dapat meningkatkan sumber daya dan cadangan bijih nikel perseroan, akuisisi senilai Rp 48,8 miliar diharapkan dapat memperkuat kontribusi finansial terhadap perseroan.
“Perhitungan kami menunjukkan bahwa nilai wajar aset tersebut masing-masing adalah sebesar US$ 220 juta dan US$ 400 juta, jauh lebih tinggi dari jumlah yang dibayarkan NCKL untuk keduanya (US$ 3,1 juta dan US$ 0,5 juta). Selain itu, kami meyakini aset-aset tersebut akan menjamin keberlangsungan operasi NCKL di masa mendatang, mengingat renana NCKL untuk memperluas kapasitas smelter,” tulisnya.
Baca Juga
Pendapatan Trimegah Bangun (NCKL) Terbang 135%, Laba Jadi Segini
Berbagai faktor tersebut mendorong Samuel Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham NCKL dengan target harga Rp 1.500 pers aham. Target tersebut mengisyaratkan perkiraan PE tahun 2024 sekitar 10,1 kali.
Target tersebut juga mempertimbangkan proyeksi kenaikan laba bersih perseroan dari perkiraan Rp 5,96 triliun tahun 2023 menjadi Rp 9,36 triliun pada 2024. Sedangkan pendapatan diprediksi mencapai Rp 22,36 triliun pada 2023 dan kembali naik menjadi Rp 31,82 triliun pada 2024.

