Ekspansi Pabrik, Terang Dunia Internusa (UNTD) Siapkan Investasi Rp 400 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) menyiapkan investasi senilai total Rp 400 miliar, untuk pembelian lahan dan fasilitas pabrik sebesar Rp 250 miliar, serta pengembangan pabrik sebesar Rp 150 miliar.
“Pendanaan ekspansi ini akan berasal dari pihak ketiga, baik melalui perbankan maupun investor strategis,” ungkap Presiden Direktur Terang Dunia Internusa, Stephen Mulyadi usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di United Grand Hall Alam Sutera Tangerang, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga
Adira Finance (ADMF) Bagikan Dividen Rp 772,4 Miliar hingga Rombak Pengurus
Pasalnya, perseroan memprediksi akan terjadi lonjakan permintaan kendaraan listrik mulai kuartal II-2026, di tengah meningkatnya isu terkait harga bahan bakar minyak (BBM).
Oleh karena itu, manajemen melihat peluang percepatan perubahan perilaku masyarakat menuju kendaraan yang lebih hemat dan ramah lingkungan. Perseroan pun menegaskan komitmennya untuk menangkap peluang tersebut melalui langkah ekspansi di sektor produksi.
Saat ini, kapasitas produksi UNTD berada di angka 50.000 unit per bulan untuk sepeda dan sepeda listrik, dengan komposisi 40.000 unit sepeda dan 10.000 unit sepeda listrik. Sementara itu, kapasitas produksi motor listrik mencapai 5.000 unit per bulan.
Baca Juga
CEO ALVA: Motor Listrik Jadi Solusi Utama Mobilitas di Tengah Potensi Kenaikan Harga BBM
Seiring dengan rencana ekspansi, perseroan menargetkan lonjakan kapasitas produksi yang signifikan. Kapasitas sepeda akan tetap di angka 40.000 unit per bulan, sementara sepeda listrik ditingkatkan hingga 40.000 unit per bulan dan motor listrik melonjak menjadi 20.000 unit per bulan.
“Isu BBM yang terjadi saat ini menjadi katalis penting bagi pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia. Kami melihat adanya shifting yang semakin nyata di masyarakat, dan kami ingin berada di garis depan dalam menjawab kebutuhan tersebut melalui kesiapan kapasitas produksi yang lebih besar dan terintegrasi,” ujar Stephen.
Direktur Terang Dunia Internusa, Andrew Mulyadi memproyeksikan, kuartal kedua 2026 akan menjadi titik awal peningkatan permintaan kendaraan listrik yang lebih signifikan.
Baca Juga
Pemerintah Tahan Tarif Listrik PLN April–Juni 2026 untuk Jaga Daya Beli
“Oleh karena itu, ekspansi ini bukan hanya soal peningkatan kapasitas, tetapi juga strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi perusahaan di industri kendaraan listrik nasional. Dukungan dari perbankan dan investor menjadi pondasi penting dalam merealisasikan rencana ini,” tandasnya.
Dengan strategi ekspansi yang terukur dan momentum pasar yang semakin kuat, Terang Dunia Internusa optimistis dapat mempercepat pertumbuhan bisnis sekaligus mendorong adopsi kendaraan listrik yang lebih luas di Indonesia.

