Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada TOBA hingga PTRO
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (31/3/2026), diprediksi menguat dengan rentang pergerakan 7.022- 7.148 sepanjang hari ini. Empat saham ini, AALI, TOBA, INDF, dan PTRO, direkomendasikan beli.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk white spinning top, di bawah MA5, indikator Stochastic flat pada area oversold. “Dengan pola ini, kami memprediksi IHSG akan mengalami penguatan dengan saham pilihan AALI, TOBA, INDF, dan PTRO,” tulisnya dalam riset pagi ini.
Baca Juga
Usai Cetak Kenaikan Laba 34% di 2025, Merdeka Battery (MBMA) Ungkap Target Pesat Tahun Ini
Laju indeks juga dipengaruhi indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat. Sentimen positif datang dari pemulihan sementara atau tentative rebound setelah penurunan di minggu lalu dan mulai meredanya aksi jual di pasar obligasi. Sebaliknya pagi ini mayoritas pasar saham Asia melemah, seperti Indeks Nikkei 225 turun -2.79% dan Kospi melemah -2.97%.
Adapun saham pilihan Reliance Sekuritas hari ini adalah AALI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 8,700, TOBA dengan target harga Rp 685, INDF dengan target harga Rp 6.700, and PTRO dengan target harga Rp 5.300.
Kemarin, IHSG bergerak fluktuatif hingga akhirnya ditutup hanya turun tipis 5,39 poin (0,08%) menjadi 7.091. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp 686,12 miliar dengan net sell terbanyak disumbangkan saham BBRI senilai Rp 461,43 miliar, BBCA mencapai Rp 242,09 miliar, dan BMRI mencapai Rp 241 miliar.
Baca Juga
Dipicu Pembengkakan Beban Keuangan, Laba Petrindo Jaya (CUAN) Tergerus di 2025
Penurunan indeks hari ini dipicu atas pelemahan saham bank papan atas, seperti BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI. Tekanan juga datang dari pelemahan saham INCO, MORA, HRTA, hingga CMRY. Adapun saham big cap penahan pelemahan indeks datang dari saham DCII, DSSA, MLPT, ITMG, AADI,
Di tengah pelemahan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga. Dua saham meleseat hingga auto reject atas (ARA), yaitu GSMF naik 34,44% menjadi Rp 121 dan NZIA meningkat 34,02% menjadi Rp 260.
