IHSG Berpeluang Rebound, Pantau Tiga Saham Pilihan HRUM, MEDC, dan FORE
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (31/3/2026), diprediksi bergerak dalam rentang 7.000-7.140 dengan terbukanya peluang penguatan. Tiga saham HRUM, MEDC, dan FORE direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG kemarin berhasil rebound dari area support kuat 6.950–7.000 dan bertahan di atas level psikologis 7.000, mengindikasikan pola double bottom dan awal stabilisasi jangka pendek. Ke depan, terdapat potensi penguatan selama IHSG mampu bertahan di atas 7.000 dengan target resistance di kisaran 7.150–7.300.
Baca Juga
Trump Klaim Ada Kemajuan Diplomasi, Namun Ancam Hancurkan Energi Iran
“Meski demikian pelaku pasar masih akan mencermati perkembangan konflik Iran yang telah memasuki minggu kelima, termasuk keterlibatan Houthi dan tambahan pasukan AS, serta rilis data domestik seperti inflasi dan neraca perdagangan,” tulis riset tersebut.
Laju indeks juga akan dipengaruhi rebound pasar Wall Street semalam, yaitu Dow Jones berhasil naik 0,11%. Sebaliknya S&P500 dan Nasdaq masih lanjutkan pelemahan masing-masing 0,39% dan 0,73%.
Hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli tiga saham, yaitu saham HRUM dengan target harga Rp 1.120-1.165, MEDC dengan target harga Rp 1.995-2.250, dan FORE dengan target harga Rp 605-625.
Baca Juga
Kemarin, IHSG bergerak fluktuatif hingga akhirnya ditutup hanya turun tipis 5,39 poin (0,08%) menjadi 7.091. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp 686,12 miliar dengan net sell terbanyak disumbangkan saham BBRI senilai Rp 461,43 miliar, BBCA mencapai Rp 242,09 miliar, dan BMRI mencapai Rp 241 miliar.
Penurunan indeks hari ini dipicu atas pelemahan saham bank papan atas, seperti BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI. Tekanan juga datang dari pelemahan saham INCO, MORA, HRTA, hingga CMRY. Adapun saham big cap penahan pelemahan indeks datang dari saham DCII, DSSA, MLPT, ITMG, AADI,
Di tengah pelemahan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga. Dua saham meleseat hingga auto reject atas (ARA), yaitu GSMF naik 34,44% menjadi Rp 121 dan NZIA meningkat 34,02% menjadi Rp 260.

