Kontras dengan Garuda (GIAA), GMFI Catat Lonjakan Pendapatan dan Laba di 2025
JAKARTA, investortrust.id – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) mencatat kinerja keuangan impresif sepanjang 2025 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih, berbanding terbalik dengan induknya, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).
Berdasarkan laporan keuangan, pendapatan bersih GMFI meningkat menjadi US$ 491,88 juta pada 2025 dari US$ 421,22 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga
Garuda (GIAA) Diprediksi Pulih Mulai 2026, Direkomendasikan Beli dengan Target Harga Saham Ini
Kinerja profitabilitas juga menguat dengan laba sebelum pajak penghasilan naik dari US$ 24,74 juta menjadi US$ 40,73 juta. Laba tahun berjalan turut meningkat dari US$ 26,90 juta menjadi US$ 33,96 juta.
Sejalan dengan itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik dari US$ 26,89 juta menjadi US$ 33,94 juta pada 2025.
Dari sisi neraca, GMFI mencatat lonjakan total aset signifikan dari US$ 424,63 juta menjadi US$ 812,98 juta. Sementara itu, total liabilitas relatif terkendali dengan kenaikan tipis dari US$ 682,53 juta menjadi US$ 698,41 juta.
Baca Juga
Seskab Teddy Ungkap Tekad Prabowo Jadikan Garuda Indonesia (GIAA) Maskapai Besar dan Mendunia
Di sisi lain, induk usaha GMFI, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), justru mencatat penurunan kinerja. Total pendapatan turun dari US$ 3,41 miliar menjadi US$ 3,21 miliar.
Kerugian sebelum pajak penghasilan meningkat tajam dari US$ 81,46 juta menjadi US$ 354,34 juta. Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga melonjak dari US$ 72,70 juta pada 2024 menjadi US$ 322,48 juta pada 2025.

