Saham Meroket 66,95%, Emiten Restoran CFC (PTSP) Ungkap Rencana Bisnis Ini
JAKARTA, investortrust.id – Emiten pengelola restoran California Fried Chicken (CFC), PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) membidik pertumbuhan penjualan sebesar 12%-15% di akhir tahun 2023, dari Rp 555,68 miliar pada tahun buku 2022.
Untuk mengejar target pertumbuhan kinerja 2023, PTSP menargetkan membuka 25 gerai restoran baru tahun ini. Perseroan juga meluncurkan sejumlah produk baru kekinian dengan harga terjangkau. Semua dana dari rencana pengembangan bisnis bersumber dari kas internal Perseroan.
Sebagai catatan, selain gerai CFC, Perseroan mengelola restoran dengan merek dagang Sapo, Cal Donat dan Sugiyaki. Dari sisi bottom line, tahun 2022 PTPS berhasil meraih laba bersih Rp 8,71 miliar dari posisi rugi yang diderita pada tahun sebelumnya Rp 17,60 miliar.
Baca Juga
Saham Emiten Toto Sugiri (EDGE) Melaju, Menguat 50,48% Usai Stock Split
Rencan kerja tersebut diungkap Manajemen PTSP dalam materi paparan publik insidentil yang disampaikan Perseroan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/11/2023).
Paparan publik yang rencananya digelar Rabu (22/11/2023) ini merupakan permintaan BEI, seiring kenaikan harga saham PTSP yang signifikan beberapa hari terakhir. Secara kumulatif saham PTSP melesat 66,95% dari Rp 1.510 pada penutupan perdagangan 9 November 2023 ke level 4.570 pada penutupan perdagangan saham, Jumat (17/11/2023).
Kenaikan harga signifikan tersebut membuat BEI menghentikan perdagangan saham PTSP sejak Sesi I pasar saham, Senin (20/11/2023).
Baca Juga
‘’Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 20 November 2023 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut,’’ demikian Pengumuman BEI, Jumat malam (17/11/2023).
Mengacu pada kinerja kuartal III-2023, peluang PTSP meraih target pertumbuhan penjualan cukup terbuka. Sebab selama 9 bulan pertama 2023, penjualan perseroan tercatat meningkat 10,6% yoy menjadi Rp 43,6 miliar, laba tahun erjalan tumuh 3,9% menjadi Rp 258 juta.
Sedangkan total aset Rp 17,3 miliar naik 5,9% yoy dengan jumlah ekuitas Rp 4,4 miliar atau tumbuh 3,3% secara yoy.

