IHSG BEI Pekan Ini: Lanjut Melemah Usai Libur Panjang, Asing Jual Bersih Rp 22 Triliun!
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan penurunan tipis sebanyak 9,78 poin (0,14%) menjadi 7.097 sepanjang pekan ini. Nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI juga turun Rp 30 triliun menjadi Rp 12.516 triliun.
BEI dalam statistik mingguannya menyebutkan bahwa rentang pergerakan indeks pekan ini 7.097-7.323. IHSG sempat mengalami lompatan lebih dari 1,8% pada transaksi hari pertama setelah libur panjang lebaran, namun transaksi saham Kamis dan Jumat berbalik turun.
Baca Juga
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid di Tengah Gejolak Global
Penurunan tersebut membuat pelemahan IHSG BEI sepanjang tahun 2026 berjalan atau year to date (ytd) mencapai 17,92%. Penurunan IHSG BEI tercatat yang paling buruk di pasar Asia hingga pasar saham dunia.
Tekanan indeks pekan ini dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap, seperti BBNI melorot 11,16%, EMAS turun 10,53%, BREN melemah 4,74%, BBRI melemah 1,72%, dan DCII turun 4,16%.
Sedangkan dari sisi sectoral, penurunan indeks pekan ini dipicu atas kejatuhan saham sektor material dasar 2,84%, keuangan 0,50%, teknologi 0,86%, kesehatan 0,77%. Sebaliknya kenaikan paling pesat dicatatkan saham sektor transportasi dan energi.
Net Sell Jumbo
Selain mencatatkan penurunan indeks, pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham jumbo mencapai Rp 22,37 triliun pekan ini. Hal ini membuat total net sell saham oleh pemodal asing sepanjang ytd melonjak menjadi Rp 30,88 triliun.
Baca Juga
Konflik Timur Tengah Berlanjut, Minyak Sentuh Level Tertinggi sejak 2022
Besarnya angka tersebut dipengaruhi adanya crossing saham FAPA senilai Rp 18,76 triliun dari pemodal domestic ke pemodal asing melalui pasar negosiasi. Net sell selanjutnya disumbangkan saham BBCA senilai Rp 2,07 triliun, BBRI mencapai Rp 1,06 triliun, BBNI mencapai Rp 505,13 miliar, dan ANTM senilai Rp 271,77 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak pekan ini, yaitu saham AADI mencapai Rp 530,42 miliar, PTBA senilai Rp 205,37 miliar, ASII mencapai Rp 162,74 miliar, NATO mencapai Rp 149,95 miliar, dan ITMG senilai Rp 127,23 miliar.

