Laba Emiten Hermanto Tanoko (RISE) Melesat 165% di 2025, Penjualan Properti Ini Jadi Penopang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Emiten properti milik Hermanto Tanoko, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), membukukan kenaikan laba bersih sebesar 164,92% (yoy) atau hampir 165% menjadi Rp92,21 miliar pada 2025.
Kinerja tersebut ditopang oleh total pendapatan sebesar Rp410,72 miliar atau meningkat 12,35% (yoy), didorong optimalisasi penjualan properti serta kinerja segmen operasional yang lebih optimal.
Presiden Direktur Jaya Sukses Makmur Sentosa, Budi Agusti, menjelaskan bahwa lonjakan laba didukung oleh peningkatan laba usaha serta efisiensi beban operasional yang berkelanjutan. Laba usaha perseroan tercatat meningkat menjadi Rp85,9 miliar dari Rp46,66 miliar.
Baca Juga
“Pencapaian kinerja sepanjang 2025 menunjukkan fundamental bisnis perseroan yang semakin kuat, mencerminkan perbaikan margin dan efektivitas pengelolaan biaya,” ujar Budi dalam keterangannya, Jumat (27/3/2026).
Dari sisi operasional, penjualan apartemen mencatat kenaikan signifikan sebesar 155% (yoy) dan menyumbang 37% dari total pendapatan pada 2025, meningkat dari 16% pada 2024.
Sebaliknya, pendapatan dari segmen perhotelan mengalami penurunan seiring pengetatan yang dilakukan pemerintah, sehingga kontribusinya turun menjadi 44% dari sebelumnya 60% pada 2024.
Baca Juga
Israel Gempur Situs Rudal Iran, Trump Tunda Serangan 10 Hari
“Pertumbuhan pendapatan yang konsisten serta lonjakan laba tahun berjalan mencerminkan keberhasilan kami dalam mengelola proyek secara selektif dan meningkatkan efisiensi operasional,” lanjutnya.
Secara struktur, segmen pengembangan real estat masih menjadi kontributor utama dengan porsi 54% atau sebesar Rp220,9 miliar, sejalan dengan fokus bisnis perseroan sebagai pengembang properti.
Di sisi lain, segmen perkantoran dan hospitality mulai menunjukkan peran melalui kontribusi pendapatan berulang (recurring income) yang lebih stabil, seiring pemulihan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Baca Juga
Memasuki 2026, perseroan akan fokus pada pengembangan proyek dengan daya serap pasar yang kuat serta mempercepat monetisasi proyek eksisting guna mendukung arus kas yang lebih sehat.
Selain itu, RISE juga mendorong peningkatan kontribusi pendapatan berulang, khususnya dari segmen hospitality dan aset komersial, guna memperkuat stabilitas kinerja jangka panjang.
“Dengan landasan kinerja kuat di 2025, kami optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan pada tahun-tahun mendatang melalui strategi pengembangan proyek yang terukur serta menjaga disiplin keuangan,” tutup Budi.

