Digarap 48 Hari, Elnusa (ELSA) Bereskan Survei Seismik di Laut Papua Barat
JAKARTA, investortrust.id – PT Elnusa Tbk (ELSA) melaporkan telah merampungkan pekerjaan Survei Seismik Laut di perairan Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
Manajemen Elnusa menyampaikan, survei seismik ini disebut sebagai Survei Seismik 3D South Walio Offshore di Wilayah Kerja yang dioperasikan oleh KKKS Petrogas (Island) Ltd.
Disampaikan, survei seismik merupakan salah satu kompetensi andalan Elnusa sebagai tahapan eksplorasi sumber migas yang didasarkan pada pengukuran respon gelombang yang diarahkan ke dalam tanah untuk kemudian mengetahui data lapisan bawah tanah dan mendapatkan titik migas yang paling potensial.
Baca Juga
Garuda Indonesia (GIAA) Menang di Pengadilan Niaga, Restrukturisasi Utang Jalan Terus
Kepala Proyek Elnusa, Fahzul MH Siregar mengatakan, pada survei seismik kali ini Elnusa menggunakan alat penerima gelombang seismik jenis Ocean Bottom Nodes (OBN), yang seluruhnya merupakan aset milik Elnusa.
‘’Kick-off Meeting yang berlangsung pada tanggal 6 Juli 2023 di Makassar, Sulawesi Selatan, merupakan penanda dimulainya pekerjaan survei seismik ini dan hanya dalam waktu 48 hari seluruh operasi survei selesai dikerjakan pada tanggal 22 Agustus 2023,’’ urai Fahzul dalam keterangan resmi yang dikutip, Selasa (5/9/2023).
Menurut dia, dengan selesainya survei seismik ini, Elnusa berhasil mencatatkan lebih dari 300.000 jam kerja aman.
Baca Juga
Emiten CUAN Milik Prajogo Pangestu Ekspansi ke Tambang Batu Bara Metalurgi dan Emas
Sebelumnya oleh Direktur Operasi Elnusa Charles Harianto Lumbantobing‚ menyebut Elnusa punya kemampuan integrated untuk setiap pekerjaan dari semua tahapan seismik, mulai dari akuisisi data, processing data, sampai analisa data lebih lanjut. Baik itu kegiatan seismik di onshore maupun offshore.
‘’Elnusa mengerjakan seluruh proses survei dengan landasan Operation Excellence melalui penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sesuai standar yang berlaku,” imbuh Charles.

