Pasar Kripto Menguat Usai Trump Sebut Perang dengan Iran Segera Berakhir
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pasar kripto memperpanjang penguatan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa perang melawan Iran kemungkinan dapat berakhir lebih cepat dari perkiraan.
Dalam pernyataannya pada sore hari, Trump mengatakan tindakan terhadap Iran berlangsung “jauh lebih cepat” dibanding estimasi awal yang memperkirakan konflik akan berjalan selama empat hingga lima minggu. Ia juga dijadwalkan memberikan pembaruan lanjutan mengenai situasi tersebut pada pukul 17.30 waktu setempat. Trump mengemukakan pernyataannya saat berpidato di hadapan anggota DPR dari Partai Republik dan para donatur, di resor miliknya di luar Miami.
Komentar tersebut langsung mendorong sentimen positif di pasar keuangan, yang sebelumnya sempat bergejolak dalam 24 jam terakhir. Setelah mengalami pembalikan arah tajam usai tertekan pada Minggu malam akibat lonjakan harga minyak hingga 30%, pasar kripto dan ekuitas kembali mencatat kenaikan.
Baca Juga
Waspada! 4 Fakta Mengapa Lonjakan Harga Minyak Bisa Tekan Dompet Investor Bitcoin
Di pasar aset digital, menilik data Coinmarketcap, Selasa (10/3/2026) pukul 06.40 WB, harga-harga kripto tengah berada di zona hijau. Bitcoin (BTC) misalnya naik 3,51% ke US$ 68.568,26, Ethereum (ETH) menguat 3,01% ke US$ 2.000,35, BNB juga terapresiasi dalam rentang yang sama 3,60% jadi US$ 635,59, XRP kemudian menyusul dengan kenaikan 1,42% ke posisi US$ 1,36.
Di sisi lain, harga minyak justru melanjutkan penurunan. Setelah sempat melonjak hingga 30% ke level US$ 120 per barel pada Minggu malam waktu setempat, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun tajam ke kisaran US$85 per barel atau melemah 6% pada hari ini.
Baca Juga
Harga Minyak Tertinggi Sejak 2022, Bitcoin Terkoreksi di Awal Pekan
Melansir Coindesk, penguatan juga terjadi pada saham-saham yang terkait dengan sektor kripto. Saham Circle (CRCL) melonjak 10%, sementara saham Strategy (MSTR) naik 5% dan Coinbase (COIN) menguat 2% pada perdagangan Senin (9/3/2026).
Pergerakan pasar tersebut menunjukkan bahwa pernyataan Trump mengenai potensi meredanya konflik dengan Iran telah menjadi katalis positif bagi aset berisiko, termasuk saham teknologi dan kripto, setelah sebelumnya investor sempat khawatir lonjakan harga energi akan memperburuk tekanan inflasi dan memperbesar ketidakpastian global.
Untuk informasi, pidatonya di hadapan Partai Republik terjadi sehari setelah harga minyak mentah melonjak hingga di atas US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak Juli 2022. "(Perang) ini akan segera berakhir," Trump menegaskan dalam pidatonya.
Meski demikian, Trump tidak menyebut detail waktu pasti berapa lama lagi perang tersebut akan berakhir.
"Saya pikir perang ini sudah sangat selesai, hampir sepenuhnya. Mereka tidak punya angkatan laut, tidak ada komunikasi, mereka tidak punya Angkatan Udara," kata Trump seperti dikutip oleh koresponden Gedung Putih CBS News, Weijia Jiang.
Analisa saham dan kripto dengan mudah dan cepat dengan InvestingPro, dapatkan diskon tambahan khusus untuk pembaca Investortrust, klik di sini

