BEI Unsuspensi Transaksi Saham WMPP, NZIA, POLA, dan ZATA
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali penghentian sementara (unsuspensi) perdagangan empat saham mulai sesi I, Kamis (5/3/2026). Tiga dari empat saham tersebut ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme full call auction (FCA).
Berdasarkan pengumuman BEI hari ini, saham yang kembali dapat diperdagangkan adalah PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP), PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA), PT Pool Advista Finance Tbk (POLA), dan PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA). Adapun saham ZATA, POLA, dan NZIA masuk PPK.
Baca Juga
Jelan Rights Issue, BUVA Tambah Saham di Perusahaan Restoran dan Bar Ini
Sebelumnya empat saham tersebut terkenan suspensi dipicu atas lompatan harga. Saham ZATA melesat lebih dari 31% menjadi Rp 163 sebelum terkena suspense sejak 22 Februari. Saham POLA melambung sebanyak 130% menjadi Rp 115 ytd sebelum terkena suspense sejak 22 Februari.
Begitu juga dengan saham WMPP telah mengalami kenaikan tipis 8,33% menjadi Rp 12 dalam beberapa pekan terakhir. Adapun saham NZIA telah melesat lebih dari 171% menjadi Rp 310 sepanjang ytd sebelum terkena suspense sejak 11 Februari.
Baca Juga
Laba Bakal Bertumbuh Pesat, Saham Merdeka Battery (MBMA) Direvisi Naik!
Terkait proyeksi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, IHSG berpeluang technical rebound dengan rentang pergerakan 7.516-7.693, didukung rebound global, meski tetap mencermati perkembangan konflik Timur Tengah.
Pergerakan indeks bakal dipengaruhi Keputusan Fitch Ratings menurunkan outlook Indonesia menjadi negatif dengan peringkat tetap BBB. Penurunan mencerminkan peningkatan ketidakpastian dan kekhawatiran atas konsistensi kebijakan. Rupiah juga tertekan mendekati level Rp 17.000 per dolar AS.

