Ikut Bursa Dunia, IHSG Dibuka Anjlok 0,55% Sebaliknya Saham Energi Menghijau
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/3/2026), dibuka anjlok 43,39 poin (0,55%) menjadi 7.896. Pelemahan sejalan dengan penurunan dalam indeks saham Asia.
Bahkan dalam satu menit transaksi dibuka, IHSG telah terjun lebih dari 110 poin. Penurunan terdalam disumbangkan saham sektor material dasar, consumer primer, property, keuangan, infrastruktur, dan teknologi. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor kesehatan, transportasi, industry, dan energi.
Meski IHSG dibuka anjlok,
Baca Juga
Reliance Sekuritas Rekomendasi Beli 3 Saham Hari Ini, Ada RAJA dan BIPI
beberapa saham ini melesat, seperti SOTS naik 24,59% menjadi Rp 1.140, MPIX naik 23,71% menjadi Rp 120, dan RMKO naik 14,48% menjadi Rp 825.
Kemarin, IHSG kembali terjungkal sebanyak 77,06 poin (0,96%) menjadi 7.939. Sebaliknya pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 3,44 triliun di seluruh pasar setelah adanya crossing saham SGRO Rp 4,73 triliun melalui pasar negosiasi.
Baca Juga
Harga Batu Bara Cetak Rekor Tertinggi dalam Setahun, Prospek Saham Emiten Sektor Ini Menguat
Penurunan indeks kemarin dipicu kejatuhan saham sektor material dasar dengan pelemahan 3,85%, sektor transportasi 2,10%, sektor consumer primer 1,05%, sektor infrastruktur 0,86%, sektor property 0,87%. Sebaliknya kenaikan tipis melanda saham sektor energi dan industry.
Sebaliknya sejumlah saham ini tetap perkasa dengan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) melanda saham MPOW sebanyak 34,38% menjadi Rp 129 dan RMKO naik 25% menjadi Rp 725. Kenaikan juga melanda saham ARTA sebanyak 24,19% menjadi Rp 3.850, IFSH naik 23,81% menjadi Rp 2.600, dan HUMI naik 19,61% menjadi Rp 244.

