IHSG Berpeluang Turun ke Bawah 8.000, Saham Pilihan MEDC hingga DOID
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/3/2026), berpeluang lanjut tertekan dengan rentang pergerakan 8.200-8.350. Tiga saham pilihan adalah MEDC, APEX, dan DOID.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa kejatuhan indeks sebanyak 2,66% kemarin dipicu peningkatan tensi geopolitik di Timur Tengah setelah konflik terbuka antara AS–Israel dan Iran yang memicu sentimen risk-off global. Eskalasi konflik tersebut turut mendorong kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi global.
Baca Juga
Harga Minyak Naik Imbas Ketegangan Timur Tengah, tapi Dampak ke RI Terbatas
Sedangkan dari sisi domestik, sentimen relatif stabil dengan inflasi Februari tercatat 4,76% YoY serta neraca perdagangan Januari mencatat surplus US$ 960 juta, menandai surplus selama 69 bulan berturut-turut. “Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi tetekan menuju suppor 7.940-7.820,” tulisnya.
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham MEDC dengan target harga Rp 2.060-2.139, APEX dengan target harga Rp 272-306, dan DOID dengan target harga Rp 328-348.
Kemarin, IHSG jatuh sebanyak 218 poin (2,65%) menjadi 8.016 dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 631,02 miliar oleh investor asing. Net sell terbanyak melanda saham MEDC senilai Rp 700,60 miliar, BBCA Rp 199,62 miliar, dan SMMA senilai Rp 131,75 miliar.
Baca Juga
Prabowo Panggil Zulhas, Pastikan Harga dan Stok Pangan Aman saat Ramadan dan Lebaran
Penurunan indeks kemarin sejalan dengan kejatuhan seluruh pasar saham Asia, seperti Nikkei, Hang Seng, dan Strait Times. Penurunan dipicu atas serangan AS-Israel ke Iran. Kejatuhan dipicu penurunan seluruh sektor saham, kecuali saham sektor energi dengan kenaikan 1,54%.
Meski IHSG melemah, dua saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham OILS naik 34,69% menjadi Rp 264 dan ENRG naik 25% menjadi Rp 2.200. Kenaikan pesat juga melanda saham ELSA sebanyak 17,65% menjadi Rp 1.000, IFSH naik 17,32% menjadi Rp 2.100, dan MEDC menguat 15,65% menjadi Rp 1.995.

