IHSG Kamis (5/12) bisa Lanjutkan Rebound, Saham DOID dan ISAT Jadi Pilihan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (5/12/2024), berpotensi lanjutkan penguatan menuju area resisten 7.341. Sedangkan saham pilihan DOID dan ISAT.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa IHSG kembali mengalami teknikal rebound kemarin dan mendekati resisten 7.341. Jika level tersebut berhasil breakout, indeks berpotensi menguat ke resisten selanjutnya 7.450 dan 7.515.
Baca Juga
Adaro Andalan (AADI) Gelar Listing Saham di BEI, Bagaimana Prospek Usaha dan Target Harga Sahamnya?
Meski demikian, BRI Danareksa menyebutkan, pemodal harus tetap waspada, apabila IHSG turun di bawah support 7.047. Apalagi trend bearish atas indeks masih berlanjut, walau telah melesat dalam dua hari.
Sedangkan saham pilihan hari ini, yaitu DOID direkomendasikan beli dengan target harga Rp 730-790 dan saham ISAT direkomendasikan beli dengan target harga Rp 2.690-2.840. Sebaliknya saham ESSA dan ICBP direkomendasikan jual.
Laju IHSG hari ini juga akan terdorong lompatan bursa saham Wall Street mencapai 0,69%. Penguatan pesat juga melanda indeks Nasdaq sebanyak 130% dan S&P500 melesat 0.61%.
IHSG kemarin ditutup menguat sebanyak 130,74 poin (1,82%) menjadi 7.326,76. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 744,63 miliar di seluruh pasar, yaitu saham PT Nusantara Sawit Tbk (NSSS) Rp 325,28 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 129,23 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 111,41 miliar.
Baca Juga
Penjualan Beras Sehat Tumbuh Pesat, Buyung Poetra (HOKI) Optimistis Cetak Pertumbuhan Kinerja
Lonjakan indeks kemarin didukung penguatan pesat saham-saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu saham BREN naik sebanyak 9,93% menjadi Rp 7.475, TPIA menguat 8,60% menjadi Rp 7.575, BRPT menguat 6,94% menjadi Rp 925, CUAN naik 7,58% menjadi Rp 7.100, dan PTRO melesat 6,80% menjadi Rp 23.175.
Secara sektor, kenaikan IHSG didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham material dasar 3,39%, sektor infrastruktur 1,84%, sektor energi 1,36%, sektor consumer non primer naik 1,43%, dan sektor keuangan melesat 0,95%. Sebaliknya pelemahan hanya melanda saham sektor teknologi 0,70%.
Di tengah penguatan indeks, tiga saham torehkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) naik 35% menjadi Rp 162, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik 34,03% menjadi Rp 256, dan PT Green Power Group Tbk (LABA) melesat 24,83% menjadi Rp 362.
Grafik IHSG

