IHSG Sesi I Melesat 1,26%, Saham VAST hingga PGUN Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (10/2/2026), ditutup melesat sebanyak 100,88 poin (1,26%) menjadi 8.132. Rentang pergerakan 8.011-8.140 dengan nilai transaksi Rp 11,40 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang lompagan seluruh sektor saham, seperti sektor industry menguat 3,02%, sektor energi naik 2,24%, sektor material dasar menguat 2,02%, consumer primer naik 2,10%, dan property menguat 2,07%. Kenaikan pesat juga melanda saham sektor keuangan 1,47%.
Baca Juga
BEI Apresiasi Dukungan FTSE Russell, Penundaan Evaluasi Saham Bukan Terkait Klasifikasi Indonesia
Kenaikan harga tersebut juga didukung lompatan sejumlah saham big cap, seperti saham MLPT naik 7,95% menjadi Rp 36.325, PANI naik 11,42% menjadi Rp 10.975, PGUN menguat 19,85% menjadi Rp 11.625, dan MORA menguat 5,53% menjadi Rp 6.200.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat sesi I, yaitu saham VAST menguat 32,28% menjadi Rp 168, FPNI naik 25% menjadi Rp 650, IFSH menguat 24,90% menjadi Rp 1.580, ALKA menguat 24,53% menjadi Rp 660, LINK melesat 24,67% menjadi Rp 2.830, PGUN naik 19,85% menjadi Rp 11.625.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 96,61 poin (1,22%) hingga kembali ke atas level 8.031. Penguatan tersebut ditopang kenaikan Sebagian besar saham, khususnya big cap. Di antaranya, EMAS melambung 15,38% ke level tertinggi baru Rp 7.500, DSSA menguat 8,87% menjadi Rp 92.950, dan DCII naik 3,59% menjadi Rp 226.400.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Tutup 2025 dengan Kinerja Solid, Laba Bersih Naik 12,2%
Adapun sektor saham penopang utama penguatan indeks awal pekan ini Adalah sektor material dasar dengan kenaikan 4,41%, sektor energi menguat 2,92%, sektor consumer primer 2,06%, sektor infrastruktur 1,23%, sektor consumer non primer 1,53%, dan sektor teknologi 0,81%. Sebaliknya zona merah melanda saham sektor kesehatan dan keuangan.
Kenaikan harga saham paling pesat sepanjang hari ini, yaitu empat saham naik hingga auto reject atas (ARA), saham PURI menguat 34,50% menjadi Rp 230, YELO menguat 33,82% menjadi Rp 91, IFSH menguat 24,63% menjadi Rp 1.265, dan LINK melesat sebanyak 24,73% menjadi Rp 2.270. Meski tak ARA, BUVA jusga melesat 22,16% menjadi 1.130

