IHSG Dibuka Naik Tipis Jadi 8.154, Saham NZIA dan FITT Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (5/2/2026), dibuka menguat tipis 7,88 poin menjadi 8.154. Kenaikan indeks berbanding terbalik dengan pasar saham Asia yang cenderung melemah.
Kenaikan ditopang penguatan saham sektor energi, material dasar, consumer non primer, keuangan, kesehatan, infrastruktur. Sebaliknya penurunan melanda saham teknologi, industry, dan consumer primer.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Rekomendasi Beli 4 Saham, Adan TINS hingga ADMR
Sejalan dengan kenaikan tersebut, saham berikut catatkan lompatan harga, seperti NZIA naik 25,55% menjadi Rp 172, BUKK naik 25% menjadi Rp 1.650, dan FITT naik 24,30% menjadi Rp 665.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 24,12 poin (0,30%) menjadi 8.146 dengan pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,43 triliun. Net sell terbanyak melanda saham BUMI Rp 571,91 miliar dan ANTM senilai Rp 193,77 miliar.
Baca Juga
Saham BTN (BBTN) Ditutup Melejit Kemarin, Sekuritas Asing Ternyata Aktif Borong
Terkait penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,32%, sektor keuangan 1,16%, sektor industry 0,72%, sektor transportasi 0,17%, dan sektor teknologi 0,03%. Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham sektor consumer primer dan infrastruktur.
Sejalan dengan kenaikan IHSG tersebut, saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti MBTO sebanyak 34,51% menjadi Rp 191 dan NZIA naik 34,31% menjadi Rp 137. ARA juga melanda saham INTD sebanyak 24,81% menjadi Rp 332 dan FITT menguat 24,42% menjadi Rp 535. Kenaikan pesat juga melanda saham NASI sebanyak 26,71% menjadi Rp 185.

