Sumber Sinergi Makmur (IOTF) Targetkan Pertumbuhan 30% pada 2026
JAKARTA, investortrust.id – PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sekitar 30% secara tahunan (year on year/yoy) pada 2026. Target tersebut optimistis dicapai, seiring struktur operasional yang semakin ramping dan penguatan kapabilitas teknologi berbasis artificial intelligence (AI).
Chief Executive Officer Sumber Sinergi Makmur (IOTF) Alamsyah menyampaikan, perseroan berada pada posisi yang lebih resilien di tengah ketidakpastian ekonomi berkat disiplin alokasi sumber daya dan fokus pada profitabilitas.
Baca Juga
Pengendali Lepas 10,96% Saham Sumber Sinergi (IOTF), GAIA Resmi Masuk?
“Dengan pendekatan yang berfokus pada profitabilitas dan fundamental, IOTF berada pada posisi yang lebih resilien untuk menangkap peluang jangka menengah hingga panjang di tengah percepatan digitalisasi sektor logistik dan transportasi nasional,” ujar Alamsyah dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2/2026).
Pada 2025, IOTF mencatatkan pertumbuhan pendapatan sekitar 5% dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus membukukan lonjakan earning before interest, tax, depreciation, and amortization (EBITDA) lebih dari dua kali lipat. Menurut Alamsyah, kinerja tersebut mencerminkan ekspansi EBITDA lebih dari 100%.
“Pendapatan perseroan tahun 2025 meningkat kurang lebih 5% dibandingkan 2024, sedangkan EBITDA tumbuh lebih dari dua kali lipat. Ini mencerminkan peningkatan kualitas laba dan efektivitas eksekusi strategi manajemen,” ungkapnya.
Lonjakan EBITDA yang jauh melampaui pertumbuhan pendapatan, lanjut Alamsyah, menunjukkan strategi perseroan yang tidak hanya mengejar ekspansi top line, tetapi juga konsisten meningkatkan margin, efisiensi biaya, dan kualitas laba.
Baca Juga
Sumber Sinergi (IOTF) Optimalkan AI, Bidik Pertumbuhan Kinerja Dua Digit
Peningkatan kinerja tersebut ditopang oleh efisiensi operasional, peningkatan produktivitas tenaga kerja, serta implementasi sistem enterprise resource planning (ERP) berbasis AI. Sistem ini memungkinkan integrasi data operasional dan keuangan secara real-time, mempercepat pengambilan keputusan, serta meningkatkan akurasi perencanaan dan pengendalian biaya.
Transformasi digital internal melalui ERP berbasis AI juga meningkatkan visibilitas kinerja operasional, mengoptimalkan alokasi sumber daya, serta membuat proses bisnis lebih ramping dan adaptif terhadap perubahan pasar. “Produktivitas per karyawan meningkat signifikan, sementara rasio biaya operasional terhadap pendapatan menurun,” klaim Alamsyah.
IOTF beroperasi di segmen Internet of Things (IoT) dan solusi telematika dengan portofolio produk berupa perangkat GPS tracker, dash camera, serta platform software as a service (SaaS) dengan merek Fox Logger. Solusi tersebut digunakan oleh perusahaan logistik dan rental untuk pemantauan kendaraan secara menyeluruh, mulai dari posisi real-time, histori rute, konsumsi bahan bakar, hingga analisis perilaku pengemudi dan pemantauan video.

