Depo Bangunan (DEPO) Raih Fasilitas Kredit Rp 350 Miliar dari BNI, Cek Peruntukannya
JAKARTA, investortrust.id – Emiten ritel bahan bangunan, PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) mendapat kucuran kredit modal kerja dan investasi sebesar Rp 350 miliar dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Direktur PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk Caroline Kettin, mengatakan, dari jumlah pinjaman tersebut, sebesar Rp 100 miliar dialokasikan kepada PT Mega Depo Indonesia (MDI), nama terakhir merupakan anak usaha MIDI dengan kepemilikan 99,99% saham.
‘’Sebagian dari fasilitas kredit ini bisa digunakan oleh MDI. Apabila tidak digunakan oleh MDI, maka sepenuhnya fasilitas ini dapat digunakan oleh Perseroan,’’ urai Caroline dalam keterbukaan informasi yang dilansir, Rabu (15/11/2023).
Baca Juga
Untuk mengakses fasillitas kredit tersebut, Perseroan telah menjaminkan sebagian aset yang dimiliki. Aset-aset tersebut yaitu; hak tanggungan atas tanah dan bangunan toko Depo Bangunan Alam Sutera, kemudian hak tanggungan atas tanah dan bangunan toko Depo Bangunan Bogor.
Kemudian fidusia atas persediaan barang toko Alam Sutera dengan nilai penjaminan sampai dengan Rp 50 miliar. Fasilitas kredit atau perjanjian kredit (PK) ditandatangani pada 13 November 2023.
Baca Juga
Gelar Program Inkubasi, FIFGROUP Permudah Akses Permodalan UMKM
Secara rinci, kredit sebesar Rp 350 miliar terdiri dari Rp 50 miliar merupakan modal kerja dengan jangka waktu kredit 12 bulan. Kemudian Rp 350 miliar merupakan kredit investasi, dengan jangka waktu angsuran selama 96 bulan sejak penandatanganan PK, dengan jangka waktu angsuran selama 72 bulan sejak pencairan kredit pertama.
Terkait kredit investasi akan digunakan Perseroan untuk refinancing atas tanah dan/atau bangunan milik Perseroan maupun untuk pembiayaan pengembangan toko baru. Sedangkan alokasi dana modal kerja akan digunakan untuk perdagangan ritel bahan bangunan.

