IHSG Dibuka Melesat 0,26%, Saham ROCK hingga BELL Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/1/2025), dibuka menguat 23,29 poin (0,26%) menjadi 9.098,70. Rentang pergerakan 9.068-9.098.
Penguatan ditopang kenaikan mayoritas setktor saham, seperti sektor energi, material dasar, industry, konsumer non primer, konsumer primer, property, keuangan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi, infrastruktur, dan transportasi.
Baca Juga
Di tengah penguatan tersebut, saham ROCK cetak lonjakan 25% menjadi Rp 2.7000, ESTI naik 22947% menjadi Rp 244, dan BELL menguat 21,82% menjadi Rp 134.
Pekan lalu, IHSG berhasil catatkan penguatan sebanyak 1,55% dari 8.936 ke rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) 9.075. Kapitalisasi pasar (market cap) juga sentuhATH senilai Rp 16.512 triliun.
Berdasarkan data BEI, IHSG bergerak menguat selama empat hari transaksi sepanjang pekan lalu. Begitu juga dengan rata-rata nilai transaksi harian naik 3,87% menjadi Rp 32,68 triliun dari Rp 31,46 triliun pada pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar juga naik 1,29% menjadi Rp 16.512 triliun.
Baca Juga
Janu Putra (AYAM) Diprediksi Pulih, Begini Prospek Kinerja dan Target Sahamnya di 2026
Sementara itu, pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) mencapai Rp 7,30 triliun sepanjang tahun 2026 berjalan atau dalam tiga pekan terakhir. Net buy jumbo tersebut berbanding terbalik dengan nilai tukar Rupiah yang mengalami penurunan.
Data BEI menyebutkan bahwa net buy terbesar melanda saham ASII senilai Rp 1,13 triliun, ANTM mencapai Rp 1,09 triliun, INCO senilai Rp 992,22 miliar, BBRI sebanyak Rp 862,55 miliar, dan PTRO sebanyak Rp 696,52 miliar.
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) terbanyak sepanjang ytd melanda lima saham berikut, seperti BUMI senilai Rp 1,67 triliun, BMRI mencapai Rp 1,20 triliun, CBDK sebanyak Rp 447,47 miliar, DEWA senilai Rp 441,62 milialr, dan SINI senilai Rp 281,65 miliar.

