Meski Persoalan Timothy Ronald Berpotensi Bisa Ganggu Ekosistem, Celios Optimistis Industri Tetap Berkembang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Dugaan penipuan investasi kripto yang melibatkan Timothy Ronald dinilai berpotensi memberikan dampak negatif terhadap citra dan ekosistem aset kripto di Indonesia. Meski begitu, Center of Economic and Law Studies (Celios) menilai, industri kripto masih punya peluang untuk terus berkembang ke depan.
Direktur Ekonomi Digital Celios Nailul Huda mengungkapkan, secara langsung maupun tidak, kasus dugaan penipuan tersebut dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap aset kripto. Persepsi bahwa kripto selalu memberikan keuntungan dapat runtuh ketika muncul kasus kerugian dengan nilai besar.
“Dengan adanya kerugian tersebut, orang akan mengurungkan niatnya untuk berinvestasi di aset kripto. Akhirnya ya perkembangan jumlah investor bisa stagnan. Dampaknya adalah ekosistem aset kripto juga akan terganggu,” ujarnya, kepada Investortrust, Rabu (14/1/2026).
Meski demikian, Nailul menilai minat masyarakat untuk mempelajari aset kripto masih tergolong tinggi. Hal ini tercermin dari antusiasme masyarakat yang mengikuti berbagai kelas atau pelatihan kripto, meskipun biayanya relatif tidak murah.
“Animo masyarakat untuk belajar kripto juga besar sebenarnya, mereka ikut kelas kripto yang harganya tidak murah. Tinggal, bagaimana membekali pengetahuan investor terkait investasi aset kripto,” katanya.
Baca Juga
Menurut Nailul, kelas investasi apapun termasuk kripto, berbeda dengan manajer investasi (MI). Kelas investasi seharusnya memberikan pemahaman mengenai aspek-aspek yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi, bukan mengarahkan atau memaksa peserta untuk membeli aset kripto tertentu.
“Kelas kripto memberikan informasi terkait hal-hal yang harus diperhatikan ketika ingin membeli aset kripto, tidak lebih dari itu. Jika ada pemaksaan untuk beli aset kripto tertentu atau bahkan hanya menyarankan, itu sudah bukan ranahnya kelas kripto,” ucapnya.
Baca Juga
Kasus Kripto Timothy Ronald Masuki Babak Baru, Pelapor Rugi Rp 3 Miliar hingga Dicecar 30 Pertanyaan
Ke depan, Nailul tetap optimistis industri kripto masih akan terus berkembang, asalkan persoalan seperti yang dihadapi Timothy Ronald tidak terulang. Salah satu kuncinya adalah penguatan edukasi yang dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh ekosistem kripto.
“Saya pribadi melihat industri ini akan terus berkembang, hanya saja kita harus menghindari kejadian seperti kasus akhir-akhir ini terulang. Salah satunya melalui pemberian materi edukasi yang diselenggarakan oleh ekosistem kripto, mulai dari regulator hingga platform,” ujarnya.
“Atau bisa membuat duta aset kripto ke masyarakat muda khususnya mahasiswa,” sambung Nailul.

