Ekspansi ke Landed Housing, Saham Diamond Citra (DADA) Langsung Diburu Investor
JAKARTA, investortrust.id – PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memasuki fase ekspansi bisnis baru melalui penguatan portofolio ke segmen hunian tapak (landed housing). Langkah ini ditandai dengan penyelesaian akuisisi 99,9% saham PT Pejaten Kreasi Sukses Indonesia (PKSI) berkisar Rp 174,8 miliar melalui PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII).
Aksi korporasi ini akan memperkuat struktur bisnis DADA di tengah membaiknya sentimen sektor properti nasional. Penguatan kinerja keuangan juga bakal didukung perpanjangan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100% hingga tahun ini. Insentif ini membuka ruang pemulihan sektor residensial dan memperluas akses masyarakat terhadap pembelian hunian.
Baca Juga
Diamond Citra (DADA) Fokus Proyek Properti Hunia Berkualitas
Di tengah sejumlah sentimen positif tersebut, saham DADA langsung catatkan kenaikan menjadi Rp 67 pada penutupan perdagangan kemarin, dibandingkan akhir 2025 berada di level Rp 50. Kenaikan ini menjadi sinyal awal meningkatnya perhatian pasar terhadap arah bisnis dan strategi ekspansi perseroan ke depan.
Perluas Portofolio
Manajemen DADA menyebutkan bahwa dengan masuknya KPII sebagai pengendali PKSI, DADA berpeluang mengembangkan proyek perumahan tapak di wilayah penyangga Jakarta, seperti Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan.
Selama ini, Direktur dan CEO DADA Bayu Setiawan mengatakan, DADA dikenal sebagai pengembang properti high rise dan strata title. Ekspansi ke rumah tapak menjadi pelengkap portofolio sekaligus pembuka arus kas yang lebih cepat dan berulang.
Baca Juga
Didukung Monetisasi Ore hingga Kenaikan Harga, Target Harga Saham Vale (INCO) Direvisi Naik
Bayu menambahkan bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari strategi jangka menengah KPII dalam memperkuat fundamental bisnis pengembangan properti. “Akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat pengembangan rumah tapak di wilayah buffer city Jakarta, yang secara permintaan masih sangat potensial dan didominasi oleh kebutuhan end user,” ujarnya di Jakarta, kemarin.
Usai diakuisisi, DADA melalui KPII menyiapkan pengembangan hunian tapak yang tidak hanya menawarkan fungsi tempat tinggal, tetapi juga kawasan bernilai tambah dengan tata kawasan terencana, desain rumah fungsional, fasilitas pendukung, serta harga yang tetap terjangkau.
“Segmen landed housing di kawasan penyangga Jakarta masih memiliki permintaan kuat dari end user, terlebih dengan dukungan kebijakan pemerintah yang mendorong sektor residensial sepanjang 2026,” tulisnya.

