IHSG Sesi I Melesat 0,14%, Saham INPC hingga SUPA Lompat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (6/1/2025), kembali ditutup menguat sebanyak 12,64 poin (0,14%) menjadi 8.946. Rentang pererakan 8.952-8.970 dengan nilai transaksi Rp 20,79 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 2,16%, sektor industry 2,12%, sektor konsumer primer 1,12%,sektor energi 0,69%, dan sektor infrastruktur 0,19%. Sebaliknya saham sektor konsumer non primer, teknologi, keuangan, dan property melemah.
Baca Juga
Bahlil Minta Waktu 1 Bulan untuk Matangkan Proyek DME dengan Danantara
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan auto reject atas (ARA), yaitu saham INPC melesat 24,39% menjadi Rp 306, BSIM naik 24,78% menjadi Rp 1.410, IFSH menguat 24,73% menjadi Rp 1.160. Kenaikan juga melanda saham ARKO, SUPA, INCO, dan ANTM.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 74,42 poin (0,84%) ke level tertinggi baru seapanjang masa 8.933. Kenaikan ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 3,35%, sektor industry 2,14%, sektor energi 1,62%,sektor teknologi 1,57%, sektor property 1,34%, dan sektor keuangan 0,66%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor transportasi 0,89%.
Baca Juga
STRK Gandeng COCO BALI, Kembangkan Minuman RTD Berbasis Bali untuk Pasar Global
Lompatan indeks juga didukung penguatan sejumlah saham big cap, seperti saham MLPT, AMMN, PTRO, RAJA, PGUN, MDKA, TKIM, SUPA, hingga MDKA. Kenaikan juga ditopang saham ADMR hingga MORA.
Sedangkan sejumlah saham dengan kenaikan terpesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham INPC menguat 34,43% menjadi Rp 246, BIPI naik 34,74% menjadi Rp 256, ECII naik 34,74% menjadi Rp 256, dan GSMF menguat 34,51% menjadi Rp 152.

