IHSG Bergerak di Zona Hijau hingga Sentuh Level Tertinggi Baru
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (5/1/2026), dibuka kembali melesat sentuh level tertinggi baru 8.975. Penguatan ditopang kenaikan mayoritas sektor saham.
Penopang utama lompatan indeks didukung kenaikan saham sektor energi, material dasar, industry, dan transportasi. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor konsumer primer, keuangan, konsumer non primer, hingga property.
Baca Juga
Laba BSI (BRIS) Bertumbuh di November 2025, Target Harga Ini Terbuka
Kenaikan indeks juga ditopang penguatan saham big cap, seperti DCII, AMMN, BYAN, BRMS hingga TINS. Sedangkan hingga pukul 10.00 WIB, IHSG menguat sebanyak 22 poin menjadi 8.770.
Adapun indeks pada perdagangan perdana tahun ini ditutup melesat 1,17% ke level 8.748, didukung net foreign buy sebesar Rp 1,14 triliun di pasar reguler.
Baca Juga
Sentimen Penggulingan Maduro Tak Guncang Kontrak Berjangka Saham AS
Di tengah peluang kenaikan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BRMS dengan target harga Rp 1.220-1.295, BULL dengan target harga Rp 530-545, dan NICL naik Rp 1.425-1.485.

