IHSG Sesi I Anjlok Tinggalkan Level 8.600, Saham RLCO dan SUPA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (18/12/2025), anjlok sebanyak 49,53 poin (0,57%) menjadi 8.568. Rentang pergerakan 8.562-8.671 dengan nilai transaksi Rp 8,78 miliar.
Pelemahan dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor konsumer primer 2,68%, sektor infrastruktur 1,44%, sektor konsumer non primer 0,64%, sektor teknologi 0,61%, sektor industry 0,73%, sektor material dasar 0,63%, dan sektor energi 0,51%. Penurunan ini berbanding terbalik dengan bursa saham Asia yang ditutup mayoritas menguat.
Baca Juga
Target IHSG 9.440 di 2026, BBCA hingga ICBP Masuk Daftar Saham Pilihan
Meski IHSG anjlok dalam tiga hari beruntun, sejumlah saham ini berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) RLCO menguat 24,88% menjadi Rp 1.330 dan SUPA melesat 24,87% menjadi Rp 1.230. Kedua saham tersebut merupakan emiten listing baru di bursa efek.
Lompatan juga melanda saham ASJT sebanyak 31,91% menjadi Rp 186, TALF naik 25% menjadi Rp 625, IKPM menguat 23,36% menjadi Rp 264, FORU menguat 21,77% menjadi Rp 1.930, dan BMSR menguat 20% menjadi Rp 372.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 59,14 poin (0,68%) menjadi 8.618. Rentang pergerakan 8.656-8.730 dengan nilai perdagangan Rp 17,56 triliun.
Baca Juga
Prediksi Pertumbuhan Kuartal IV Tembus 5,5%, Purbaya Sebut Ekonomi 2025 Akan 'Rebound'
Penurunan dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer primer 2,18%, teknologi 2,05%, infrastruktur 2,09%, energi 1,63%, material dasar 0,86%, dan property 0,67%.
Adapun saham dengan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham catatkan lompatan harga, JAYA menguat 34,62% menjadi Rp 140, BBRM naik 34,46% menjadi Rp 199, FORU menguat 24,80% menjadi Rp 1.585, PORT naik 24,75% menjadi Rp 1.260, SUPA naik sebanyak 24,68% menjadi Rp 985, dan RLCO menguat 24,56% menjadi Rp 1.065.
Meski tak ARA, saham berikut torehkan lompatan harga saham saham HILL menguat 29,08% menjadi Rp 183,PSDN naik 24,03% menjadi Rp 160, LEAD melesat 22,47% menjadi Rp 109, dan URBN naik 21,01% menjadi Rp 286.
