IHSG Ditutup Melemah Tipis 9 Poin, Banyak Saham Ini Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/12/2025), ditutup melemah 9,13 poin (0,11%) menjadi 8.677. Rentang pegerakan 8.686-8.729 dengan nilai transaksi Rp 18,24 triliun.
Pelemahan ini dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 2,82%, konsumer primer 1,16%, sektor property 0,18%, dan sektor material dasar 0,22%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor infrastruktur, kesehatan, keuangan, dan transportasi.
Baca Juga
Meski IHSG turun tipis, beberapa saham ini catatkan keanaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham DPUM naik 34,75% menjadi Rp 190, RMKO naik 25% menjadi Rp 310, PIPA naik 25% menjadi Rp 260, RLCO naik 24,82% menjadi Rp 855, SSTM menguat 24,75% menjadi Rp 2.520.
ARA juga melanda saham SUPA naik 24,41% menjadi Rp 790, KDTN naik 24,71% menjadi Rp 1.060, ESTA naik 24,69% menjadi Rp 404, SUPA naik 24,41% menjadi Rp 790, dan NATO naik 24,41% menjadi Rp 316.
Meski tak ARA, saham berikut catatkan lompatan harga mengesankan, seperti saham PADI naik 33,93% menjadi Rp 150, SAFE menguat 23,60% menjadi Rp 440, GGRP naik 23,45% menjadi Rp 358, dan MITI menguat 22,60% menjadi Rp 434.
Baca Juga
Kedepankan Keterbukaan, Danareksa Buktikan Transparansi Bukan Sekadar Janji
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 36,81 poin (0,43%) menjadi 8.686. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 934,76 miliar. Net sell terbanyak disumbangkan saham PANI senilai Rp 991,31 miliar, BBRI mencapai Rp 264,61 miliar, dan BBCA sebanyak Rp 232,04 miliar.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 3,16%, sektor energi 1,37%, sektor konsumer non primer 0,34%, infrastruktur 0,84%, dan transportasi 0,59%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor kesehatan, keuangan, dan konsumer primer.
Sejalan dengan penguatan tersebut, saham berikut catatkan lompatan harga, seperti BBRM naik 34,75% menjadi Rp 159, DPUM naik 25,89% menjadi Rp 141, KDTN naik 25% menjadi Rp 850, ALII naik 24,71% menjadi Rp 1.085, ESTA naik 24,62% menjadi Rp 324, LABA naik 23,97% menjadi Rp 181, dan SSTM menguat 22,05% menjadi Rp 2.020.

