IHSG Kokoh Menguat 0,46%, CTTH Masih Pimpin Kenaikan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), kokoh menguat hingga penutupan Jumat (12/12/2025), 40,01 poin (0,46%) menjadi 8.660. Bergerak dalam rentang 8.585-8.680, perdagangan saham hari ini membukukan nilai transaksi Rp 29,81 triliun.
IHSG terapresiasi meski hanya didukung lima sektor saham, yakni energi sebesar 1,23%, primer 0,4%, properti 1,02%, bahan baku 5,52%, dan kesehatan 0,55%. Sebaliknya enam kelompok saham lain terkoreksi, yakni sektor non-primer yang turun 1,23%, keuangan 0,4%, infrastruktur 0,86%, transportasi 0,12%, industri 0,56%, dan teknologi terpangkas 2,2%.
Saham dengan kenaikan harga tertinggi hari ini masih dipimpin CTTH (PT Citatah Tbk), yang mencatatkan total kenaikan 34,57% ke Rp 218, disusul MITI (PT Mitra Investindo Tbk) sebesar 25% ke Rp 340, dan BRMS (PT Bumi Resources Minerals Tbk) yang mencapai 24,87% menjadi Rp 1.230.
Meski indeks menguat, beberapa saham justru membukukan penurunan, antara lain KETR (PT Ketrosden Triasmitra Tbk) yang terpangkas 14,86% menjadi Rp 1.260, WIFI (PT Solusi Sinergi Digital Tbk) turun 14,82% menjadi Rp 3.620, dan HOPE (PT Harapan Duta Pertiwi Tbk) terkoreksi 14,53% menjadi Rp 147.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 80,44 poin (0,92%) menjadi 8.620 setelah bergerak dalam rentang 8.560-8.776 dengan nilai transaksi Rp 31,52 triliun.
Penurunan dipicu atas aksi ambil untung (profit taking) yang berimbas terhadap pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 4,08%, konsumer non primer 2,34%, teknologi 1,57%, properti 1,53% keuangan 0,75%, dan material dasar 0,86%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi, industri, dan konsumer primer. Tekanan juga dipicu kejatuhan saham MORA 14,95%, BREN melemah 1,82%, CBDK anjlok 2,02%, dan BREN 1,82%.
Meski IHSG anjlok parah setelah intraday tembus all time high (ATH), saham berikut justru melesat hingga auto reject atas (ARA) CTTH naik 35% menjadi Rp 162, RLCO naik 25% menjadi Rp 440, SOTS naik 25% menjadi Rp 1,075, DOOH naik 25% menjadi Rp 360, SAFE naik 25% menjadi Rp 340, FORU naik 24,88% menjadi Rp 1.255, dan GTBO naik 24,78% menjadi Rp 282.

